Kolom abu Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur saat meletus, Kamis (5/3/2026). ANTARA/HO-Badan Geologi
Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Warga Diminta Jauhi Radius 4 Km
Lukman Diah Sari • 5 March 2026 21:55
Jakarta: Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi hari ini, Kamism 5 Maret 2026. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan hembusan abu vulkanik dari Gunung Lewotobi Laki-laki mencapai sekitar 1,2 kilometer dari kawah aktif.
Kepala Badan Geologi, Lana Saria mengatakan bahwa kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut serta timur. Secara instrumental, erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14,8 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 37 detik.
"Erupsi pada 5 Maret 2026 pukul 16.45 Wita itu dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 2.784 meter di atas permukaan laut," kata Lana, dalam keterangan di Jakarta, Kamis malam, 5 Maret 2026, melansir Antara.
Masyarakat diimbau tetap tenang serta mengikuti arahan pemerintah daerah dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.

Kolom abu Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur saat meletus, Kamis (5/3/2026). ANTARA/HO-Badan Geologi
Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Masyarakat yang terdampak hujan abu juga diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan pada sistem pernapasan akibat paparan abu vulkanik.