Industri farmasi. Foto: Ilustrasi Medcom.id
Cetak Talenta Farmasi Global lewat Magang Berbasis Riset
Rahmatul Fajri • 26 May 2026 17:31
Jakarta: Talenta profesi farmasi Indonesia dipersiapkan, agar dapat berdaya saing global. Salah satu persiapan, yakni melalui program magang berbasis riset.
"Mencetak talenta muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing internasional," kata Ketua Eksekutif International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) Evie Yulin, dalam keterangan yang dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 26 Mei 2026.
Hal itu diungkap Evie, dalam perjanjian kerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). Kerja sama ini, terkait Program Magang Bersertifikat dan Penulisan Tugas Akhir di Bidang Kesehatan Masyarakat.
"Indonesia memiliki ambisi besar untuk menjadi negara yang berdaya saing tinggi di sektor kesehatan. Oleh karena itu, IPMG mengambil langkah konkret untuk berkontribusi," kata Evie.
Prosesi penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan Direktur Eksekutif IPMG Ani Triana bersama Dekan FKM UI Indri Hapsari Susilowati. Sinergi ini dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi adaptif terhadap dinamika industri farmasi inovatif berskala global.
Evie menambahkan, asosiasi berkomitmen penuh untuk terus menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan institusi pendidikan. Terutama, dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penyediaan inovasi medis yang berkualitas serta beretika tinggi.
Kerja sama ini berjalan selaras dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) besutan Kemendikbudristek. Melalui program magang eksklusif ini, mahasiswa FKM UI akan mendapatkan kesempatan langka untuk terjun langsung ke dalam ekosistem industri farmasi berbasis riset yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan multinasional anggota IPMG.
Selama masa pemagangan, peserta akan mendapatkan bimbingan ganda dari pakar industri farmasi lintas negara serta dosen pembimbing dari FKM UI. Selain magang, kolaborasi ini juga mencakup rangkaian agenda edukatif berkala, mulai dari career days, kunjungan pabrik (factory visit), hingga sesi berbagi pengetahuan seputar proses panjang penemuan obat (drug discovery) hingga produk siap didistribusikan ke konsumen.
Dekan FKM UI, Indri Hapsari Susilowati, menyambut baik kemitraan ini sebagai langkah esensial untuk memperluas cakrawala berpikir mahasiswa agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global.

Proses kerja sama terkait magang profesi kefarmasian. Foto: Istimewa
Menurut Indri, kolaborasi dengan IPMG merupakan langkah strategis FKM UI dalam menjembatani dunia akademik dan industri.
"Melalui program magang bersertifikat ini, mahasiswa kami tidak hanya mendapat pengalaman kerja nyata, tetapi juga pemahaman mendalam tentang kontribusi industri farmasi berbasis riset terhadap kesehatan masyarakat luas,” tutur Indri.
Ia berharap sinergi ini mampu menjadi fondasi yang kokoh untuk melahirkan generasi profesional kesehatan baru yang inovatif, berintegritas, dan mampu membawa dampak positif yang nyata bagi ketahanan sediaan farmasi di Indonesia.