Puluhan Boks Panel Dicuri Sebabkan Sejumlah Ruas Jalan Tangsel Gelap

Sejumlah lampu penerangan jalan umum (JPU) di Tangerang Selatan (Tangsel) mati. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir

Puluhan Boks Panel Dicuri Sebabkan Sejumlah Ruas Jalan Tangsel Gelap

Hendrik Simorangkir • 25 June 2026 20:33

Tangerang: Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di Tangerang Selatan (Tangsel) padam dan gelap gulita. Kondisi ini terjadi akibat puluhan boks panel lampu dicuri.

Kepala Dinas Perhubungan Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan terdapat lima lokasi yang menjadi sasaran pencurian. Lokasi tersebut yakni Jalan Ciater Raya Serpong, Jalan Serua Raya Ciputat, Jalan Aria Putra Ciputat, Jalan Maruga Raya Ciputat, dan Jalan Parakan Raya Pamulang.

"Sepanjang 2026 sedikitnya 30 panel boks PJU telah dicuri di berbagai wilayah. Kasus terbaru terjadi pada Senin, 22 Juni 2026 malam hari. Sebanyak lima panel boks raib digondol pencuri yang menyebabkan lampu PJU di sejumlah ruas jalan tidak berfungsi," ujar Ayep di Tangerang, Kamis, 25 Juni 2026.
 


Ayep menuturkan, para pelaku umumnya mengincar komponen yang berada di dalam panel boks, seperti Miniature Circuit Breaker (MCB), fotokromik, dan perangkat kelistrikan lainnya yang berfungsi mengatur operasional lampu jalan. Satu panel boks diketahui terhubung dengan sekitar 10 hingga 20 titik lampu PJU di satu ruas jalan.

"Hilangnya perangkat tersebut membuat lampu jalan tidak dapat beroperasi secara normal. Jadi totalnya itu kemungkinan ada 30 boks yang dicuri. Kalau itu diambil, otomatis lampunya mati," kata Ayep. 


Sejumlah lampu penerangan jalan umum (JPU) di Tangerang Selatan (Tangsel) mati. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir


Saat ini, pihaknya tengah melakukan langkah darurat dengan menyambungkan kabel secara langsung agar lampu tetap bisa menyala. Namun, kata Ayep, cara ini membuat pengoperasian lampu harus dilakukan secara manual.

“Kalau lagi ada stok persediaan barang bisa langsung kita eksekusi ganti. Kalau tidak tersedia ya terpaksa kita sambung dengan kendala kalau pagi kita matiin, cabut lagi, biar tidak menyala terus," jelas Ayep.

Akibat maraknya pencurian tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp50 juta.

(Silvana Febiari)