Presiden AS Donald Trump selamat dalam penembakan di acara makan malam Gedung Putih di Hotel Washington Hilton, Sabtu, 25 April 2026. (Anadolu Agency)
Penembakan di Acara Makan Malam Gedung Putih Picu Kecaman Global
Willy Haryono • 26 April 2026 19:28
Ankara: Para pemimpin dunia menyatakan keterkejutan mereka atas peristiwa penembakan di sebuah acara makan malam Gedung Putih di Hotel Washington Hilton pada Sabtu malam yang dihadiri Presiden AS Donald Trump.
Di waktu bersamaan, mereka juga lega karena Trump dan para pejabat AS lainnya tidak terluka. Penembakan ini juga tidak menelan korban jiwa.
Penegak hukum AS mengatakan tersangka tunggal, yang bersenjatakan "senapan, pistol, dan beberapa pisau," telah ditahan dan akan menghadapi dakwaan pada hari Senin di pengadilan federal.
Dikutip dari TRT World, Minggu, 26 April 2026, berikut adalah reaksi para pemimpin dunia atas penembakan di acara White House Correspondents' Dinner:
Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk percobaan penembakan di acara makan malam kepresidenan bersama jajaran jurnalis, dengan mengatakan bahwa kekerasan tidak memiliki tempat di negara demokrasi.Ia mengaku lega karena tidak ada yang terluka, khususnya Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump. Erdogan juga menyampaikan harapan agar Trump, keluarganya, dan rakyat Amerika segera pulih.
Baca juga: Erdogan Kecam Penembakan di Acara Makan Malam Gedung Putih, Lega Trump Selamat
Keir Starmer
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengaku "terkejut dengan kejadian di White House Correspondents' Dinner di Washington semalam.""Setiap serangan terhadap lembaga demokrasi atau kebebasan pers harus dikutuk sekeras-kerasnya," tulis Starmer di X pada hari Minggu.
Shehbaz Sharif
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan bahwa dirinya "sangat terkejut dengan insiden penembakan yang mengganggu.""Lega saat mengetahui bahwa Presiden Trump, Ibu Negara, dan para hadirin lainnya selamat. Doa dan harapan saya menyertai beliau, dan saya berharap beliau tetap aman dan sehat," tulis Sharif di X.
Emmanuel Macron
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa insiden penembakan itu "tidak dapat diterima"."Kekerasan tidak memiliki tempat dalam demokrasi," katanya di X. "Saya menyampaikan dukungan penuh saya kepada Donald Trump."
Narendra Modi
Perdana Menteri India Narendra Modi mengaku "lega mengetahui bahwa Presiden Trump, Ibu Negara, dan Wakil Presiden selamat dan tidak terluka.""Saya menyampaikan harapan terbaik saya untuk keselamatan dan kesejahteraan mereka yang berkelanjutan. Kekerasan tidak memiliki tempat dalam demokrasi dan harus dikutuk tanpa syarat," tulis Modi di X.
Mark Carney
Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga merasa "lega bahwa Presiden, Ibu Negara, dan semua tamu selamat.""Kekerasan politik tidak memiliki tempat dalam demokrasi mana pun dan pikiran saya bersama semua orang yang telah terguncang oleh peristiwa yang mengganggu ini," tutur Carney di X.
Claudia Sheinbaum
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menulis di X bahwa "senang bahwa Presiden Trump dan istrinya selamat setelah peristiwa baru-baru ini. Kami menyampaikan rasa hormat kami kepada mereka.""Kekerasan tidak boleh menjadi jalan keluar," tambah Sheinbaum.
Pedro Sanchez
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengutuk apa yang disebutnya "serangan yang terjadi malam ini terhadap Presiden (Trump).""Kekerasan bukanlah jawaban. Kemanusiaan hanya akan maju melalui demokrasi, hidup berdampingan, dan perdamaian," tulis Sanchez di X.
Viktor Orban
Perdana Menteri Hungaria yang akan segera lengser, Viktor Orban, menegaskan: "Tidak ada tempat untuk kekerasan dalam politik." Orban dikenal sebagai sekutu dekat Trump.Kaja Kallas
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengatakan pada hari Minggu bahwa "kekerasan politik tidak memiliki tempat dalam demokrasi."Kallas mengatakan dia "lega" tidak ada korban jiwa, seraya menambahkan: "Acara yang dimaksudkan untuk menghormati kebebasan pers seharusnya tidak pernah menjadi tempat yang menakutkan."