Ilustrasi. Foto: Magnific.
Kisah Penyandang Disabilitas Miliki Rumah Pertama via KPR BTN
Ade Hapsari Lestarini • 5 August 2026 15:57
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas akses kepemilikan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat melalui pembiayaan perumahan yang inklusif. Salah satu penerima manfaatnya adalah Suprati, penyandang disabilitas yang berhasil memiliki rumah pertama melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN.
Suprati bekerja sebagai tukang servis jam di kawasan Ilir Barat, Palembang. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah kontrakan, ia kini dapat memiliki rumah sendiri bersama keluarganya.
"Memiliki rumah sendiri adalah impian saya sejak lama. Saya bersyukur BTN memberikan kesempatan kepada saya untuk mewujudkannya. Sebagai penyandang disabilitas, saya merasa diperlakukan sama dan diberikan kesempatan yang sama untuk memiliki rumah. Semoga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat seperti yang saya rasakan," ujar Suprati, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ilustrasi. Foto: Magnific.
Transformasi BTN bersama Danantara
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan kisah Suprati mencerminkan komitmen perseroan menghadirkan layanan perbankan yang inklusif bagi seluruh masyarakat.
"Transformasi BTN bersama Danantara Indonesia kami maknai sebagai komitmen untuk melayani masyarakat sepenuh hati. Kami ingin memastikan setiap keluarga Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk memiliki rumah yang layak, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Bagi BTN, keberhasilan bukan hanya tercermin dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat nyata dari kehadiran BTN," kata Nixon.
BTN mencatat telah membiayai lebih dari 6 juta unit rumah sejak 1976. Perseroan juga terus memperkuat perannya dalam mendukung Program 3 Juta Rumah melalui berbagai inovasi pembiayaan, digitalisasi layanan melalui aplikasi Balé by BTN, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
BTN menyatakan akan terus memperluas akses pembiayaan perumahan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau, termasuk bagi kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pembiayaan.