Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat Ahmad Khoirul Umam. Foto: Istimewa.
Penguatan Demokrasi Harus Dilakukan Hadapi Politik Uang hingga Post Truth
Anggi Tondi Martaon • 5 August 2026 23:46
Jakarta: Penguatan demokrasi dinilai harus dilakukan. Sebab, berbagai tantangan demokrasi global terus meningkat.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat Ahmad Khoirul Umam menerima kunjungan delegasi International Republican Institute (IRI) bersama para pemimpin dan politisi muda dari Malaysia, Bangladesh, Filipina, dan Taiwan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Agustus 2026. Umam menyampaikan, tantangan demokrasi global yang dimaksud yaitu menguatnya politik uang, politik identitas, hingga fenomena post-truth politics.
"Demokrasi hanya akan bertahan jika integritas mengalahkan transaksi, gagasan mengalahkan propaganda, dan meritokrasi mengalahkan politik identitas," kata Umam melalui keterangannya dikutip Rabu, 5 Agustus 2026.
"Money politics melahirkan korupsi politik. Identity politics memecah bangsa. Post-truth politics merusak rasionalitas publik. Ketiga tantangan inilah yang harus dijawab bersama," ungkap Umam.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari program pertukaran politik yang difasilitasi IRI untuk mempertemukan para pemimpin partai politik di Asia Tenggara agar saling berbagi pengalaman mengenai penguatan kelembagaan partai, pembangunan kepemimpinan, penyusunan kebijakan, hingga tata kelola pemerintahan demokratis.

Partai Demokrat menerima kunjungan delegasi International Republican Institute (IRI) di Kantor DPP Demokrat. Foto: Istimewa.
Sementara itu, IRI Contractor Taiwan, Ashley Stuart Bandura, menyampaikan bahwa IRI berkomitmen memperkuat jejaring demokrasi di kawasan. Menurut dia, demokrasi bakal makin kuat kalau para pemimpin politiknya saling belajar satu sama lain.
"Indonesia punya pengalaman demokrasi yang berharga banget, yang bisa jadi inspirasi buat para penggerak demokrasi di Asia Tenggara," kata Ashley Stuart Bandura.
Selain itu, Sekretaris BRAINS, Ali Affandi La Nyalla Mattalitti, menilai forum seperti ini penting. Sebab, demokrasi modern membutuhkan kolaborasi lintas negara.
"Demokrasi yang sehat dibangun melalui pertukaran pengalaman, keterbukaan terhadap inovasi, dan kemauan untuk terus belajar," ujar Ali.