Jumlah Penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo Mulai Meningkat

Wasatpel Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Gorontalo Deni SM Abdul terkait pelayanan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo, pada Rabu dini hari, 11 Maret 2026. ANTARA/Zulkifli Polimengo

Jumlah Penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo Mulai Meningkat

Silvana Febiari • 11 March 2026 15:27

Gorontalo: Jumlah penumpang yang menggunakan jasa kapal feri di Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo mulai meningkat sejak hari ke 20 Ramadan 1447 H. Kenaikan ini terpantau dari data manifes yang dipantau sejak awal Ramadan

"Pada awal Ramadan kami mencatat hanya sekitar 70 sampai 80 penumpang, namun pada hari ini jumlahnya meningkat menjadi 112 penumpang," kata Wakil Kepala Satuan Pelayanan (Wasatpel) Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Gorontalo Deni SM Abdul, dikutip dari Antara, Rabu, 11 Maret 2026. 

Angka ini, kata Deni, belum terhitung banya. Namun, dapat diperkirakan puncak lonjakan jumlah penumpang terjadi pada pekan depan.
 


Berkaitan dengan lonjakan jumlah penumpang, pihak Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo juga telah menerima surat terkait tidak adanya penambahan penumpang sesuai kapasitas kapal.

Sesuai Surat Kelaikan Pengoperasian Kapal Penyeberangan (SKPP) yang diterbitkan, kapasitas setiap kapal feri telah ditentukan. Dalam satu kali pelayaran, kapal hanya diperbolehkan mengangkut maksimal 420 penumpang.

Apabila jumlah penumpang dalam manifes melebihi kapasitas yang telah ditentukan, otoritas setempat tidak akan mengizinkan kapal berangkat. Kapal hanya boleh berlayar setelah jumlah penumpang sesuai dengan batas yang ditetapkan.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, otoritas setempat menyiapkan penambahan jadwal keberangkatan. Dua armada kapal feri yang tersedia akan dioperasikan dengan frekuensi pelayaran lebih banyak.


Wasatpel Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Gorontalo Deni SM Abdul terkait pelayanan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo, pada Rabu dini hari, 11 Maret 2026. ANTARA/Zulkifli Polimengo


Sebelumnya, kedua kapal hanya berangkat sekali setiap dua hari. Mulai 15 Maret 2026, Kapal Motor Moinit dan Kapal Motor Tuna Tomini dijadwalkan melayani penumpang setiap hari.

Kapal Motor Tuna Tomini melayani penumpang dari Gorontalo ke Wakai dan Ampana, Sulawesi Tengah. Sementara Kapal Motor Moinit melayani rute dari Gorontalo ke Pagimana.

Ketika sudah tiba mengantar penumpang ke daerah tujuan, kedua kapal tersebut akan langsung balik ke Gorontalo untuk kembali melayani penumpang atau pelaku perjalanan mudik.

Dalam angkutan mudik tahun ini, otoritas dan pemerintah setempat juga telah menentukan bahwa penumpang yang diprioritaskan adalah masyarakat yang mudik dalam rangka merayakan Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026. Begitupun kendaraan pengangkut barang, yang paling diprioritaskan adalah kendaraan mudik dan pengangkut bahan pokok.

"Harapannya mudik tahun ini berjalan lancar dan aman, dan semoga dengan strategi tersebut seluruh penumpang atau pelaku perjalanan mudik bisa tercakup," imbuhnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)