Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan 15 kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Utara berpotensi cuaca ekstrem pada Selasa (24/2/2026). ANTARA/Karel Polakitan
Waspada Cuaca Ekstrem di Sulut, 15 Kabupaten/Kota Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Whisnu Mardiansyah • 23 February 2026 22:04
Manado: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda 15 kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Utara pada Selasa, 24 Februari 2026. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," kata Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna di Manado seperti dilansir Antara, Senin, 23 Februari 2026.
Karina menjelaskan, prakiraan cuaca ekstrem hingga 1 Maret 2026 dipengaruhi sejumlah indikator fenomena cuaca global. Nilai Southern Oscillation Index (SOI) berada pada angka +8.9, yang berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di sebagian wilayah Indonesia bagian tengah dan Timur.
Selain itu, keberadaan Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Low Frequency yang diprediksi melintasi wilayah Sulawesi Utara turut berkontribusi dalam proses pembentukan awan konvektif. Fenomena ini menjadi pemicu utama meningkatnya potensi hujan di wilayah tersebut.
Nilai Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang berkisar antara -18 hingga -52 W/m² menunjukkan adanya tutupan awan tebal. Kondisi ini menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Sulawesi Utara.
Baca Juga :
Banjir Dominasi Bencana pada 22–23 Februari
BMKG juga mendeteksi adanya pusat tekanan rendah di sekitar Laut Sulawesi. Kondisi ini menyebabkan terjadinya konvergensi dan belokan angin di wilayah Sulawesi Utara, yang berakibat pada penumpukan massa udara.
Faktor lain yang turut memperparah potensi cuaca ekstrem adalah anomali suhu permukaan laut. Nilai anomali berkisar pada rentang -2 derajat Celsius hingga +2.2 derajat Celsius di perairan sekitar Sulawesi Utara. Kondisi ini menambah massa uap air dan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan. Sementara itu, indeks labilitas lokal yang kuat mendukung pertumbuhan awan hujan yang dapat disertai kilat dan petir di beberapa wilayah.
.jpg)
Ilustrasi Medcom.id
BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan air, dan pohon tumbang. Kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama bagi warga yang tinggal di wilayah bertopografi curam, lereng bukit, dan bantaran sungai .
Nelayan dan pengguna transportasi laut di wilayah kepulauan juga diminta memperhatikan informasi cuaca terbaru sebelum melaut mengingat potensi angin kencang dan gelombang tinggi.
Berikut kabupaten dan kota di Sulawesi Utara berpotensi mengalami cuaca ekstrem, meliputi:
-
Kota Manado
-
Kota Bitung
-
Kota Tomohon
-
Kota Kotamobagu
-
Kabupaten Minahasa
-
Kabupaten Minahasa Utara
-
Kabupaten Minahasa Selatan
-
Kabupaten Minahasa Tenggara
-
Kabupaten Bolaang Mongondow
-
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
-
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
-
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
-
Kabupaten Kepulauan Sitaro
-
Kabupaten Kepulauan Sangihe
-
Kabupaten Kepulauan Talaud.