Prajurit TNI AL awak KRI Lepu-861 melakukan pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Foto: ANTARA FOTO/HO/Dispenal/MRH/nym.
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Instruksikan KSAL Terjunkan 11 Kapal Cari Jurnalis Hilang
Fachri Audhia Hafiez • 10 September 2026 14:46
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali untuk mengerahkan armada kapal, demi melakukan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak. Mereka dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
"Sejak rombongan lima jurnalis bersama tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam (7 September 2026) Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian, di hari itu juga TNI AL langsung mengirim kapal-kapalnya," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis, 10 September 2026.
Baca Juga :
Teddy menjelaskan bahwa berdasarkan laporan dari KSAL, sebanyak 11 kapal gabungan telah diterjunkan ke lokasi untuk menyisir area Selat Sunda. Armada tersebut terdiri dari berbagai unsur seperti KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, armada KAL, hingga kapal penyelamat dari Basarnas dan Kepolisian.
Rombongan tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026, saat melakukan peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan informasi awal, mereka bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB dan komunikasi terputus total sekitar pukul 15.04 WIB.

Petugas dari TNI AL melakukan pemantauan dari atas kapal yang turut diterjunkan dalam operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Foto: ANTARA/Angga Budhiyanto.
Adapun lima jurnalis yang berada di kapal tersebut adalah M Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas), bersama tiga kru kapal yakni Warta (kapten), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu).
Pemerintah berharap seluruh tim pencari dapat menemukan keberadaan rombongan tersebut dalam waktu dekat. "Doa kita untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Teddy.