Indonesian Youth Film Festival 2026 menghadirkan lebih dari 50 film pendek karya pelajar dan mahasiswa dengan mengangkat berbagai isu sosial. (Dok. Istimewa)
Indonesian Youth Film Festival 2026 Hadir sebagai Wadah Apresiasi Karya dan Kreativitas Sineas Muda Indonesia
Duta Erlangga • 11 September 2026 16:33
Bekasi: LSPR Film, Television, and Videography Club (FTVC) sukses menyelenggarakan Indonesian Youth Film Festival 2026, sebuah ajang apresiasi dan kompetisi film pendek nasional yang memberikan ruang bagi generasi muda Indonesia untuk menyampaikan cerita melalui karya film. Mengusung tagline “Karena Semua Karya Punya Cerita” dengan tema “Social Struggles”, IYFF 2026 menghadirkan lebih dari 50 karya film pendek dari tingkat SMA/SMK hingga universitas di Indonesia.
Melalui karya-karya tersebut, peserta mengangkat berbagai isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti kesehatan mental, tekanan sosial, ketidakadilan, serta berbagai perjuangan generasi muda. IYFF 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang apresiasi dan kolaborasi bagi sineas muda untuk menyampaikan pesan, membangun empati, dan menghadirkan perspektif baru melalui film.

Indonesian Youth Film Festival 2026 menghadirkan lebih dari 50 film pendek karya pelajar dan mahasiswa dengan mengangkat berbagai isu sosial. (Dok. Istimewa)
Rangkaian kegiatan diawali dengan Sharing Session “Cerita di Balik Layar” bersama SMKN 6 Jakarta dan SMKS 1 Barunawati, yang membahas proses kreatif dalam industri perfilman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan proses pendaftaran karya, kurasi, penjurian, screening film finalis, hingga Awarding Night yang berlangsung pada 5 September 2026 di The Amani Palladium Theatre, LSPR Transpark Juanda Bekasi.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan LSPR Institute of Communication & Business, perwakilan organisasi mahasiswa, dewan juri, peserta finalis, serta tamu undangan lainnya. Proses penjurian Indonesian Youth Film Festival 2026 melibatkan tiga juri profesional, yaitu Annisa Adjam, MA selaku Producer dan Dosen Film di LSPR Institute of Communication & Business, Tisa TS selaku Penulis Skenario, dan Produser Kreatif, serta Yusuf Jacka selaku Producer dan Filmmaker Sinemaku Pictures.
Penghargaan Indonesian Youth Film Festival 2026 diberikan kepada karya terbaik dalam kategori berikut:
Kategori SMA/SMK:
A. Best Director: Sekali Saja — Yayasan Tangan PengharapanB. Best Scriptwriter: Hitam Putih — SMAN Tambun Selatan
C. Best Film: Kuripan — SMAN 2 Semarang
Kategori Universitas:
A. Best Director: Samsara — Politeknik Negeri Media KreatifB. Best Scriptwriter: Serate — Institut Seni Indonesia Yogyakarta
C. Best Actor: Karyaoke — Politeknik Negeri Media Kreatif
D. Best Actress: Puppet — Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
E. Best Editor: Symphony — LSPR Institute of Communication and Business
F. Best Cinematography: Allegory of a Woman — UPN “Veteran” Jawa Timur
G. Best Film: Roll or Die — Politeknik Negeri Media Kreatif

Indonesian Youth Film Festival 2026 menghadirkan lebih dari 50 film pendek karya pelajar dan mahasiswa dengan mengangkat berbagai isu sosial. (Dok. Istimewa)
Ketua Pelaksana Indonesian Youth Film Festival 2026, Felicia Malinda Dewi, menyampaikan: “Kami percaya bahwa film memiliki kekuatan untuk lebih dari sekadar menghibur. Film mampu membangun empati, membuka sudut pandang baru, dan mengajak kita menjadi lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Melalui Indonesian Youth Film Festival 2026, kami berharap semakin banyak anak muda yang berani menyuarakan isu-isu sosial melalui kreativitas mereka.”
Melalui penyelenggaraan Indonesian Youth Film Festival 2026, LSPR FTVC berharap festival ini dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi dalam industri kreatif dan perfilman.