Ilustrasi gelombang tinggi. (Medcom)
BMKG Sebut Perairan Sumut Berpotensi Diterjang Gelombang Setinggi 4 Meter
Silvana Febiari • 11 September 2026 18:44
Medan: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sejumlah perairan di Sumatra Utara (Sumut) berpotensi diterjang gelombang setinggi empat meter. Kondisi itu dipicu angin kencang dari 11 hingga 14 September 2026.
"Gelombang setinggi empat meter dapat terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, dan perairan timur Kepulauan Nias," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Dasmian Sulviani, dilansir dari Antara, Jumat, 11 September 2026.
Belokan angin di daerah Sumatra bagian utara (Sumbagut) serta suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia Barat Sumatra dapat mendukung aktivitas terbentuknya awan konvektif di wilayah Sumbagut. Pola angin umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar 10-25 knot.
Baca Juga :
733 Warga Deli Serdang Terdampak Banjir
"Gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga berpotensi terjadi di perairan barat Sumatra Utara," ungkap Dasmian.
BMKG mengimbau nelayan yang menggunakan perahu mewaspadai kondisi laut saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter.
Kapal tongkang juga diminta waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter. Sementara kapal feri perlu mewaspadai angin hingga 21 knot dan gelombang mencapai 2,5 meter.

Sinoptik tinggi gelombang laut di sejumlah perairan di Sumatera Utara pada 12 hingga 14 September 2026. ANTARA/HO-BMKG
Sementara Kepala BBMKG wilayah I Hendro Nugroho menyampaikan berdasarkan pantauan citra sebaran asap wilayah Sumatra pada 11 September 2026 tidak terdeteksi sebaran asap di wilayah Sumut.
Hasil pemantauan citra sebaran titik panas (hotspot) di Sumatra Utara pada 10 September 2026 menemukan sembilan titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang. Titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, dan Tapanuli Utara.
Hasil pengamatan dari Stasiun Meteorologi Silangit, Stasiun Meteorologi F.L. Tobing Sibolga, dan Stasiun Meteorologi Aek Godang, menunjukkan pada 11 September 2026 hingga pukul 11.00 WIB jarak pandang di wilayah tersebut berkisar 5 km hingga 10 km.
Hasil pemantauan kualitas udara konsentrasi PM2,5 (partikel sangat kecil di udara) di Sumut berada pada kategori baik.