Kesepakatan Dagang Indonesia-Amerika, Bahlil Gercep Bangun Trust

Menteri ESDM Bahlil Lahadalila. Foto: Tangkapan layar.

Kesepakatan Dagang Indonesia-Amerika, Bahlil Gercep Bangun Trust

M Sholahadhin Azhar • 20 February 2026 21:51

Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan perjanjian antara Indonesia-Amerika Serikat. Seluruh perjanjian, mulai bidang minyak dan gas hingga Freeport, bakal ditindaklanjuti.

"Begitu selesai 90 hari diimplementasikan, maka akan kita langsung jalankan. Supaya apa, ini membangun trust antara kedua belah pihak," kata Bahlil dalam tayangan langsung dari Washington DC, Jumat, 20 Februari 2026.

Menurut dia, gerak cepat (gercep) diperlukan untuk menindaklanjuti kesepakatan. Sehingga, iklim investasi di Indonesia memberi rasa aman bagi investor, khususnya dari Amerika Serikat.
 


"Ini sejalan dengan apa yang diperintahkan Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata Bahlil.


Menteri ESDM Bahlil Lahadalila. Foto: Tangkapan layar.

Bahlil menegaskan seluruh kerja sama yang ditempuh, sangat menguntungkan. Baik bagi Indonesia, maupun bagi Amerika Serikat.

"Kerja sama harus win-win," kata Bahlil.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kesepakatan dagang di Washington DC, Kamis, 19 Februari 2026. Kesepakatan dagang terkait dengan perjanjian perdagangan timbal balik antara kedua negara.

"Kedua pemimpin menyampaikan kepuasan atas langkah-langkah cepat dan berkelanjutan yang telah dilakukan oleh kedua negara, serta menegaskan komitmen kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan besar tersebut," kata Teddy dikutip dari Antara, Jumat, 20 Februari 2026.

Kesepakatan ini akan memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan, serta secara berkelanjutan berkontribusi terhadap kemakmuran global.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)