PB PTMSI Hadapi Jalan Buntu terkait Kompetisi IPL

Ilustrasi kompetisi pingpong. Foto: dok. Medcom.

PB PTMSI Hadapi Jalan Buntu terkait Kompetisi IPL

M Sholahadhin Azhar • 29 August 2026 13:50

Jakarta: Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Indonesia (PB PTMSI) menemui jalan buntu terkait kompetisi yang digelar Indonesia Pingpong League (IPL). Meskipun, PB PTMSI mengklaim sebagai organisasi yang sah diakui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Mereka (IPL) juga tidak mengajukan pembeitahuan ataupun melakukan kerja sama dengan kami,” kata Ketua Umum PB PTMSI Peter Layardi, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Hal itu merespons kompetisi Grand Final Season 2 yang digelar IPL di Trans Studio Mall, Cibubur, pada 26-30 Agustus 2026. Peter juga mengklaim sudah bersurat kepada seluruh jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) setelah mengetahui gelaran kompetisi IPL yang sedang berlangsung.

“Sudah, kita sudah bersurat ke anggota kita, pengurus provinsi ya tentu sudah meneruskan ke kabupaten-kota dan klub-klub yang ada. Di mana, atlet itu kan semuanya bernaung di bawah klub,” kata Peter.


Ketua Umum PB PTMSI Peter Layardi. Foto: Istimewa.

Meski terdapat titik buntu dalam menghadapi IPL, Peter menyebut langkah yang saat ini diambil adalah menerapkan sanksi kepada atlet yang berlaga. Nantinya, atlet di bawah naungan IPL berpotensi tak mendapatkan rekomendasi mengikuti agenda kejuaraan di bawah naungan PB PTMSI.

“Kalau itu, nanti saya pastikan untuk yang ikut kegiatan IPL terakhir itu rasanya tidak mungkin bisa ikut,” tutur Peter.

(Gabriella Thesa Widiari)