Prabowo Minta Masyarakat Isi Data Sensus Ekonomi 2026 dengan Jujur

Presiden Prabowo Subianto saat pidato nota keuangan 2026 di Gedung DPR. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.

Prabowo Minta Masyarakat Isi Data Sensus Ekonomi 2026 dengan Jujur

Eko Nordiansyah • 14 August 2026 16:22

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk mengikuti sensus ekonomi 2026 dengan sebaik-baiknya. Ia menyebut, keberhasilan sensus ekonomi digunakan untuk mengukur aktivitas ekonomi di masyarakat.

"Sensus ekonomi yang sekarang dijalankan sampai akhir Agustus 2026, yang dilakukan oleh 251 ribu petugas sensus bekerja di seluruh desa-desa kita perlu pastikan berhasil," kata Prabowo dalam Pidato Presiden dalam Rangka Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Prabowo menyebut, rakyat hingga wakil rakyat perlu memberikan data yang sejujur-jujurnya kepada petugas sensus. Ia pun mengajak masyarakat yang belum mengikuti sensus bisa terlibat.

"Saya minta agar saudara-saudara tidak hanya mengisi formulir sensus dengan sejujurnya, tapi juga mengajak semua orang untuk ikut mengisi dengan sejujur-jujurnya," ungkap Prabowo.


Presiden Prabowo Subianto saat pidato nota keuangan 2026 di Gedung DPR. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.
 

 

Jamin data sensus aman


Prabowo juga menegaskan, data yang dikumpulkan selama sensus ekonomi dipastikan aman. Menurut dia, data tersebut tidak akan digunakan untuk kepentingan lainnya, seperti mengejar pendapatan yang tidak dilaporkan kepada pajak.

"Data yang dikumpulkan BPS dari sensus ekonomi tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi yang dilaporkan. Data dari sensus ekonomi akan digunakan untuk kita bisa lebih tepat menyusun kebijakan dan anggaran," ujar Prabowo.

Ia mencontohkan, data sensus bisa digunakan untuk mengukur seberapa besar Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Selain itu, data ini juga akan diintegrasikan dengan data lain seperti Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Pembaharuan data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN) juga akan kita lakukan dari hasil sensus ekonomi 2026 ini. Karena itu sensus ekonomi ini sangat penting," tegas dia.

(Eko Nordiansyah)