erwakilan ASN Kabupaten Solok saat menerima bantuan secara simbolis untuk korban banjir bandang di posko pengungsian. ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Solok.
Dapur Umum Disiapkan untuk Pengungsi Banjir Bandang Solok
Silvana Febiari • 23 September 2026 12:32
Solok: Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Solok, Sumatra Barat, menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan makanan selama proses penanganan dan evakuasi korban.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Desmalia Ramadhanur, mengatakan dapur umum tidak hanya disiapkan oleh Dinas Sosial. Dapur umum tambahan juga berasal dari Baznas Provinsi Sumatra Barat dan Kejaksaan setempat untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi.
“Untuk dapur umum ada dari Dinas Sosial, kemudian ada juga bantuan dari Baznas, provinsi dan kejaksaan,” kata Desmalia, dilansir dari Antara, Rabu, 23 September 2026.
Baca Juga :
Ia mengatakan kebutuhan konsumsi bagi pengungsi saat ini masih dapat terpenuhi. Bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan ke lokasi terdampak.
“Alhamdulillah, untuk konsumsi saat ini masih banyak bantuan yang datang sehingga kebutuhan makanan pengungsi masih terpenuhi,” ungkapnya.
Kebutuhan pengungsi tersebar di beberapa lokasi, di antaranya di rumah dinas Wakil Bupati Solok, gedung pemuda setempat, serta di markas Polres Solok.
Jumlah warga yang mengungsi di rumah dinas Wakil Bupati Solok juga terus bertambah. Awalnya, terdapat sekitar 30 orang, kemudian meningkat menjadi sekitar 50 orang.

Foto udara dampak banjir bandang menerjang kawasan Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. ANTARA/Fandi Yogari
Dinas Sosial juga terus memantau kebutuhan masyarakat yang berada di lokasi pengungsian. Termasuk warga yang mengungsi di gedung pemuda dan kawasan perumahan.
Ia menyebut kebutuhan yang paling mendesak saat ini bukan hanya makanan dan logistik. Tetapi, ketersediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para pengungsi.
“Kalau bantuan logistik dan pangan masih memenuhi, kebutuhan sehari-hari juga masih ada. Namun, yang sangat dibutuhkan sekarang adalah air bersih,” ujarnya.
Dinas Sosial bersama unsur terkait akan terus memenuhi kebutuhan pengungsi dan menyalurkan bantuan sesuai kondisi di lapangan. Bantuan diprioritaskan untuk memastikan ketersediaan pangan, logistik, dan air bersih selama masa tanggap darurat.
Berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia akibat banjir bandang masih tercatat satu orang. Sedangkan empat orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.