Stasiun Malang/Daop 8 Surabaya.
Awal Libur Imlek, Penumpang Kereta Stasiun Malang Tembus 6.980 Orang
Daviq Umar Al Faruq • 14 February 2026 14:55
Malang: Lonjakan penumpang terjadi di Stasiun Malang, Kota Malang, Jawa Timur, pada hari pertama libur panjang Imlek 2026. PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat 6.980 pelanggan dilayani pada Sabtu, 14 Februari 2026, atau naik sekitar 16 persen dibanding rata-rata Sabtu yang berkisar 6.000 orang.
“Pada hari pertama libur panjang Imlek, Stasiun Malang melayani 6.980 pelanggan. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan hari biasa dan diperkirakan masih akan bertambah hingga keberangkatan kereta terakhir malam ini,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono, Sabtu, 14 Februari 2026.
Arus kedatangan tercatat sedikit lebih tinggi dibanding keberangkatan sepanjang hari itu. Dari total pelanggan, 3.563 orang tiba di Malang sementara 3.417 lainnya berangkat ke berbagai kota tujuan.
.jpg)
Stasiun Malang/Daop 8 Surabaya.
Situasi tersebut menegaskan posisi Malang sebagai magnet perjalanan saat musim liburan. Pergerakan penumpang diperkirakan tetap ramai seiring agenda wisata dan kunjungan keluarga.
Selama periode 13 hingga 17 Februari 2026, volume pengguna jasa di Stasiun Malang diproyeksikan menembus puluhan ribu. Totalnya mencapai 28.063 pelanggan, terdiri dari 14.571 penumpang berangkat dan 13.492 penumpang datang.
Untuk mengakomodasi lonjakan itu, KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan 13 perjalanan kereta setiap hari melalui Stasiun Malang. Kapasitas yang disediakan mencapai sekitar 6.100 tempat duduk per hari dan tiket di sejumlah relasi masih tersedia.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi KAI. Dengan perencanaan yang baik, perjalanan selama libur Imlek dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan menyenangkan,” jelas Mahendro.
Komitmen menghadirkan transportasi yang andal ditegaskan kembali pada periode libur panjang tahun ini. Aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama layanan.