Warga bergotong royong melakukan upaya evakuasi terhadap korban tanah dan batu longsor di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu, 12 April 2026. ANTARA/HO-Pemdes Sangkanayu
Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor di Sangkanayu Purbalingga
Silvana Febiari • 12 April 2026 17:28
Purbalingga: Satu orang tewas serta satu orang lainnya mengalami luka-luka akibat tanah dan batu longsor di Desa Sangkanayu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Masyarakat diimbau untuk tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih terjadi.
“Kami membantu proses evakuasi dan membawa korban ke rumah sakit,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga Revon Haprindiat, dilansir dari Antara, Minggu, 12 April 2026.
Selain itu, kata dia, BPBD terus mendorong penguatan Desa Tangguh Bencana (Destana). Tujuannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
“Masyarakat tetap tenang dan waspada dengan berbagai kemungkinan. Manakala terjadi cuaca lebih ekstrem, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri dan melakukan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan,” ungkap Revon.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Desa Sangkanayu Ali Nur Setiawan mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.55 WIB di pemukiman warga RT 14 RW 5, Dusun Tambleg Pondokangka, Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet.

Warga bergotong royong melakukan upaya evakuasi terhadap korban tanah dan batu longsor di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu, 12 April 2026. ANTARA/HO-Pemdes Sangkanayu
Menurut dia, longsor bermula saat material batu besar jatuh dari tebing dan menghantam bagian dapur rumah warga. Karena kejadian berlangsung sangat cepat, korban yang berada di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan diri.
“Batu besar yang jatuh dari tebing itu langsung menimpa area dapur saat para korban sedang berada di dalam rumah,” bebernya.
Ia mengatakan kejadian tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Yanti (37) meninggal dunia di lokasi, sedangkan Kasini (34) mengalami luka-luka serius. Warga bersama perangkat desa kemudian melakukan evakuasi korban dari reruntuhan bangunan dapur yang terdampak longsor.
“Kami bersama warga berhasil melakukan proses evakuasi di area reruntuhan bangunan dapur tersebut,” ujarnya.
Ali mengatakan kedua korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bobotsari untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.