Salat Jamak Magrib dan Isya: Niat dan Tata Cara

Ilustrasi freepik

Salat Jamak Magrib dan Isya: Niat dan Tata Cara

Riza Aslam Khaeron • 11 April 2026 18:34

Jakarta: Dalam Islam, ibadah salat adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun. Namun, Islam juga dikenal sebagai agama yang penuh kemudahan.

Salah satu bentuk keringanan yang diberikan adalah salat jamak — yakni menggabungkan dua salat wajib dalam satu waktu pelaksanaan.

Mengutip Media Indonesia (MI), salat jamak terbagi menjadi dua jenis. Jamak taqdim adalah menggabungkan dua salat di waktu salat yang pertama, sedangkan jamak takhir adalah menggabungkannya di waktu salat yang kedua.

Keringanan ini diperbolehkan dalam kondisi tertentu, seperti sedang dalam perjalanan jauh (musafir), hujan lebat, atau keadaan darurat lainnya.

Dasar hukumnya bersumber langsung dari Al-Qur'an dan hadis. Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 101:



"Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah berdosa kamu mengurangi (jumlah rakaat) salat..." (QS. An-Nisa: 101)

Praktik salat jamak juga diriwayatkan secara langsung dari Rasulullah SAW. Ibnu Umar berkata:



Artinya: "Aku melihat Rasulullah SAW, ketika tergesa-gesa dalam perjalanan, menunda salat Magrib hingga menggabungkannya dengan salat Isya." (HR. Bukhari)
 

Niat Salat Jamak Magrib dan Isya

Niat diucapkan di dalam hati sebelum takbiratulihram. Berikut lafaz niat untuk masing-masing jenis jamak:
 

1. Niat Salat Jamak Taqdim (dilaksanakan di waktu Magrib)

Niat Salat Magrib:



Ushalli fardhal maghribi tsalatsa raka'atin majmu'an bil 'isya'i jam'a taqdiimin lillahi ta'ala.


Artinya: "Aku niat salat fardu Magrib tiga rakaat digabung dengan salat Isya jamak taqdim karena Allah Ta'ala."

Niat Salat Isya:



Ushalli fardhal 'isya'i arba'a raka'atin majmu'an bil maghribi jam'a taqdiimin lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku niat salat fardu Isya empat rakaat digabung dengan salat Magrib jamak taqdim karena Allah Ta'ala."
 

2. Niat Salat Jamak Takhir (dilaksanakan di waktu Isya)

Niat Salat Magrib:



Ushalli fardhal maghribi tsalatsa raka'atin majmu'an bil 'isya'i jam'a ta'khiirin lillahi ta'ala.


Artinya: "Aku niat salat fardu Magrib tiga rakaat digabung dengan salat Isya jamak takhir karena Allah Ta'ala."

Niat Salat Isya:



Ushalli fardhal 'isya'i arba'a raka'atin majmu'an bil maghribi jam'a ta'khiirin lillahi ta'ala.


Artinya: "Aku niat salat fardu Isya empat rakaat digabung dengan salat Magrib jamak takhir karena Allah Ta'ala."
 

Baca Juga:
Niat Jamak Qashar Zuhur dan Ashar: Arab, Latin, dan Artinya
 

Tata Cara Salat Jamak Magrib dan Isya

Tata cara pelaksanaan salat jamak Magrib dan Isya tidak berbeda jauh dari salat biasa. Hal yang membedakan hanyalah niat dan urutan pelaksanaannya. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pertama, tentukan jenis jamak yang akan dilakukan.
    Tentukan apakah akan melaksanakan jamak taqdim (di waktu Magrib) atau jamak takhir (di waktu Isya), sesuaikan dengan kondisi dan situasi yang tengah dihadapi.
  2. Kedua, pastikan syarat sah terpenuhi.
    Salat jamak diperbolehkan, antara lain, bagi musafir yang menempuh perjalanan minimal sekitar 81 km, atau bagi mereka yang berada dalam kondisi darurat seperti hujan lebat yang menyulitkan perjalanan ke masjid.
  3. Ketiga, niat.
    Niat diucapkan di dalam hati bersamaan dengan takbiratulihram sesuai jenis jamak yang dipilih.
  4. Keempat, kerjakan salat secara berurutan.
    Laksanakan salat Magrib terlebih dahulu (3 rakaat), lalu segera dilanjutkan dengan salat Isya (4 rakaat) tanpa jeda lama di antara keduanya. Jeda yang terlalu lama dapat membatalkan status jamak.
  5. Kelima, sempurnakan setiap rukun salat.
    Masing-masing salat tetap dikerjakan secara lengkap sesuai rukun dan syaratnya. Hal yang berubah hanyalah waktu pelaksanaannya, bukan tata cara gerakan atau bacaan salat itu sendiri.

Salat jamak Magrib dan Isya adalah keringanan yang Allah berikan kepada umat Islam agar ibadah tetap dapat dijalankan dalam kondisi sulit sekalipun. Dengan memahami niat dan tata caranya, diharapkan setiap Muslim dapat melaksanakan keringanan ini dengan benar dan sesuai syariat. Semoga bermanfaat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)