DKP Pastikan Hewan Kurban di Kota Tangerang Sehat dan Layak

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di berbagai lapak dan peternakan. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir

DKP Pastikan Hewan Kurban di Kota Tangerang Sehat dan Layak

Hendrik Simorangkir • 19 May 2026 18:43

Tangerang: Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di berbagai lapak dan peternakan. Pemeriksaan ini mencakup kondisi kesehatan hewan yang dijual serta kelengkapan administrasi, seperti Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), terutama untuk hewan yang didatangkan dari luar daerah.

Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan DKP Kota Tangerang, Wina Listiana mengatakan, hasil pemeriksaan di berbagai lapak penjualan menunjukkan hewan kurban secara umum dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban.
 


"Hingga saat ini petugas DKP telah melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 100 hingga 200 lapak hewan kurban yang tersebar di Kota Tangerang, baik milik peternak maupun pedagang di pinggir jalan, yang diperiksa oleh petugas. Sejauh ini hasil pemeriksaan petugas menunjukkan kondisi hewan kurban di Kota Tangerang secara umum sehat dan layak untuk menjadi hewan kurban," ujar Wina, Selasa, 19 Mei 2026.

Wina meminta agar masyarakat memahami ciri-ciri hewan kurban yang memenuhi syarat sesuai syariat dan kesehatan. Syarat hewan kurban untuk sapi minimal berusia dua tahun, sedangkan kambing atau domba minimal berusia satu tahun. 


Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di berbagai lapak dan peternakan. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir


"Usia hewan dapat dikenali melalui kondisi giginya. Selain umur, hewan kurban juga harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, dan tidak kurus," kata Wina. 

Wina mengimbau, masyarakat untuk tetap teliti saat membeli hewan kurban. Salah satunya dengan memastikan lapak penjualan telah diperiksa oleh petugas DKP dan memiliki stiker resmi Pemerintah Kota Tangerang sebagai tanda telah dilakukan monitoring kesehatan hewan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)