Agrinas Palma Buka Peluang bagi UMKM Lewat Sistem Pengadaan Terintegrasi

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

Agrinas Palma Buka Peluang bagi UMKM Lewat Sistem Pengadaan Terintegrasi

Ade Hapsari Lestarini • 7 July 2026 15:36

Jakarta: PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) terus memperkuat transformasi tata kelola perusahaan melalui peluncuran Integrated Procurement System (IPS), platform digital pengadaan barang dan jasa yang dirancang untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, akuntabilitas, dan kepatuhan dalam seluruh proses pengadaan perusahaan.

Peluncuran IPS merupakan langkah strategis perusahaan dalam mempercepat digitalisasi proses bisnis sekaligus memperkuat implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG). Sistem ini mengintegrasikan seluruh tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan kebutuhan, pemilihan penyedia, hingga pengendalian dan dokumentasi, sehingga proses pengadaan menjadi lebih cepat, transparan, kompetitif, dan terdokumentasi dengan baik.

Implementasi IPS juga menjadi bagian dari komitmen Agrinas Palma Nusantara dalam memperluas peluang usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penyedia barang dan jasa lokal, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sejalan dengan semangat keterbukaan, perusahaan membuka kesempatan bagi calon mitra untuk melakukan pendaftaran maupun pengkinian data vendor melalui laman Agrinas Palma.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mohammad Abdul Ghani, mengatakan penerapan IPS merupakan bagian dari transformasi tata kelola perusahaan yang menjadi fondasi penting dalam membangun perusahaan yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.

"Integrated Procurement System bukan sekadar digitalisasi proses pengadaan, tetapi merupakan bagian dari transformasi tata kelola perusahaan yang kami bangun. Seluruh proses pengadaan harus berjalan secara transparan, akuntabel, profesional, serta berbasis sistem sehingga meminimalkan ruang intervensi dan memperkuat integritas perusahaan. Setiap keputusan bisnis juga harus berlandaskan prinsip Business Judgement Rule, didukung kajian yang komprehensif, mitigasi risiko, asas kehati-hatian, serta bebas dari benturan kepentingan. Dengan mekanisme yang terbuka, semakin banyak penyedia yang berpartisipasi, termasuk UMKM dan pelaku usaha lokal, maka akan tercipta persaingan yang sehat sehingga perusahaan memperoleh kualitas terbaik dengan biaya yang lebih efisien," ujar Mohammad Abdul Ghani, dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 Juli 2026.

Menurut dia, penguatan tata kelola melalui digitalisasi proses bisnis menjadi salah satu kunci dalam mendukung penugasan pemerintah di bidang ketahanan pangan dan energi nasional, sekaligus memastikan seluruh aktivitas perusahaan dilaksanakan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan mampu memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan maupun para pemangku kepentingan.

 

IPS menghadirkan proses pengadaan yang lebih efektif


Direktur SDM & Umum PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Erry Herman, menjelaskan IPS menghadirkan proses pengadaan yang lebih efektif melalui sistem yang terintegrasi serta pembagian kewenangan yang lebih proporsional antara kantor pusat dan regional.

"Melalui Integrated Procurement System, seluruh proses pengadaan menjadi lebih terintegrasi, terdokumentasi, dan dapat dipantau secara real time. Sistem ini juga mengubah pola pengelolaan pengadaan menjadi lebih efektif melalui pembagian kewenangan yang jelas antara kantor pusat dan regional sesuai batas kewenangannya masing-masing. Dengan demikian, proses pengadaan dapat berlangsung lebih cepat, tepat sasaran, transparan, serta tetap berada dalam koridor tata kelola perusahaan yang baik," jelas Erry Herman.

Sementara itu, Direktur Kemitraan & Plasma PT Agrinas Palma Nusantara, Seger Budiarjo, mengatakan pengembangan IPS akan terus dilakukan secara bertahap agar mampu mendukung kebutuhan operasional perusahaan yang terus berkembang.

"Integrated Procurement System merupakan fondasi transformasi digital pengadaan di Agrinas Palma Nusantara. Pengembangan sistem ini akan terus dilakukan melalui penyempurnaan modul, data, serta fitur pendukung agar semakin adaptif terhadap kebutuhan operasional perusahaan. Kami optimistis sistem yang terintegrasi ini akan menciptakan proses pengadaan yang semakin efektif, efisien, transparan, sekaligus memberikan kemudahan bagi penyedia barang dan jasa, termasuk UMKM dan mitra usaha lokal, untuk berpartisipasi dalam rantai pasok perusahaan," ujar Seger Budiarjo.

Ke depan, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) akan terus mengembangkan sistem digital yang terintegrasi untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional melalui pengelolaan perusahaan yang modern, profesional, transparan, dan berkelanjutan.

(Ade Hapsari Lestarini)