Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: dok Badan Komunikasi Pemerintah.
Indonesia Incar Dana dari Tiongkok, Panda Bonds Ditargetkan Terbit Juni 2026
Ade Hapsari Lestarini • 7 May 2026 11:28
Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan rencana penerbitan surat utang global berdenominasi Yuan atau Panda Bonds dapat terealisasi pada Juni 2026. Dia mengaku telah menerima laporan dari Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan Suminto untuk segera bertolak ke Tiongkok.
"Mungkin bulan depan (penerbitan Panda Bonds), tetapi Pak Suminto sudah mengajak saya ke Tiongkok," kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 7 Mei 2026.
Menkeu menjelaskan penerbitan Panda Bonds merupakan strategi diversifikasi pembiayaan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lebih kokoh karena tidak bergantung pada satu sumber tertentu.
Sebagai catatan, realisasi pembiayaan anggaran tercatat sebesar Rp257,4 triliun per 31 Maret 2026. Nilai tersebut terdiri atas pembiayaan utang sebesar Rp258,7 triliun dan pembiayaan non utang Rp1,3 triliun.
"Kita tetap diversifikasi supaya nggak tergantung ke pembiayaan Amerika Serikat atau negara-negara barat," tambah dia.
Dia melanjutkan, Tiongkok memiliki likuiditas yang memadai serta pasar keuangan berkapasitas besar sehingga diyakini mampu menyerap instrumen utang pemerintah Indonesia. Selain itu, pasar keuangan Tiongkok juga menawarkan imbal hasil (yield) kompetitif dengan rentang 2,3 persen hingga 2,5 persen.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: Freepik/Magnific.
Pasar Tiongkok menaruh kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia
Faktor potensial lainnya, menurut Purbaya, yaitu pasar Tiongkok menaruh kepercayaan yang cukup kuat terhadap fundamental ekonomi Indonesia, sehingga penilaiannya tak rentan terpengaruh oleh peringkat kredit.
Dia pun mengaku telah bertemu dengan Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), dan Tiongkok menyatakan siap untuk berpartisipasi dalam penerbitan Panda Bonds.
"Kami sudah berhubungan dengan ICBC, mereka siap untuk menjalankan ke sana," tutur dia.
Sebagai timbal balik dari intensi penerbitan Panda Bonds, Pemerintah Indonesia juga membuka peluang bagi Tiongkok untuk menerbitkan surat utang atau obligasi di pasar domestik.
Opsi tersebut muncul dalam pembahasan bilateral antara Menkeu Purbaya dengan Menteri Keuangan Tiongkok Lan Fo’an di sela rangkaian Pertemuan Musim Semi Dana Moneter Internasional dan Grup Bank Dunia (IMF-World Bank Spring Meeting) pada 13-17 April di Washington, DC, Amerika Serikat.
Menurut Menkeu, langkah tersebut dapat memberi ruang bagi investor Indonesia untuk mengakses instrumen surat utang Tiongkok, sekaligus memperluas kerja sama pembiayaan kedua negara.