Teknologi Rumah Modular BRIN di Manggarai Barat Teruji Tahan Gempa

Rumah modular tahan gempa buatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kabupaten Manggarai Barat. Metro TV

Teknologi Rumah Modular BRIN di Manggarai Barat Teruji Tahan Gempa

Metro TV • 20 August 2026 13:16

Manggarai Barat: Tiga unit rumah modular tahan gempa buatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap berdiri kokoh setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi magnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Ketiga bangunan yang difungsikan sebagai rumah dinas SD Negeri Rangko tersebut tidak mengalami kerusakan struktural. Setelah gempa, para penghuni kembali menjalankan aktivitas sehari-hari di dalam rumah.

Rumah modular itu dibangun BRIN pada 2021-2022. Bangunan menggunakan teknologi panel sandwich berbahan expanded polystyrene (EPS) serta sistem modular yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan bangunan terhadap guncangan gempa.

Hasil pemeriksaan terhadap bangunan menunjukkan fondasi, kolom, dan dinding rumah tidak mengalami kerusakan struktural maupun retakan. Kondisi tersebut membuat rumah tetap dapat digunakan oleh para penghuninya. Fahrudin, salah seorang penghuni, bersama keluarganya juga tetap tinggal di dalam rumah setelah gempa.
 


Pascagempa, Fahrudin dan keluarganya melanjutkan berbagai kegiatan serta rutinitas harian seperti biasa. Ketahanan ketiga bangunan tersebut menunjukkan kinerja teknologi rumah modular BRIN saat menghadapi guncangan gempa. Pemeriksaan terhadap komponen utama bangunan juga menunjukkan tidak adanya kerusakan struktural pada fondasi, kolom, dan dinding.

"Pada saat gempa kemarin rumah memang goyang kami lari keluar sampai di halaman rumah dan Alhamdulilah sampai guncangan kedua rumah setelah diperiksa aman tidak ada yang rusak sama sekali," kata Fahrudin, Kamis, 20 Agustus 2026.


Ilustrasi bangunan rusak akibat gempa. Foto- MI


Tiga rumah dinas tersebut merupakan bangunan modular yang dikembangkan dengan teknologi panel sandwich EPS. Pembangunan dilakukan secara bertahap pada periode 2021 hingga 2022.

Sistem modular digunakan dalam konstruksi bangunan dengan komponen yang dirancang dan dirakit menggunakan pendekatan terstruktur. Teknologi tersebut diterapkan pada rumah dinas SD Negeri Rangko di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng.

Setelah gempa 15 Agustus 2026, ketiga rumah tersebut masih dapat ditempati dan digunakan untuk menunjang aktivitas penghuni. (Marianus Marselus)

(Whisnu M)