Ilustrasi kendaraan roda dua berbasis listrik. Foto: 123rf via marketeers.com
Indonesia Gencar Bangun Ekosistem dan Rantai Pasok Kendaraan Listrik
Husen Miftahudin • 3 February 2026 13:01
Jakarta: Indonesia tengah gencar membangun ekosistem dan rantai pasok kendaraan listrik terintegrasi dari hulu ke hilir, memanfaatkan kekayaan nikel sebagai bahan baku utama baterai. Ini didukung oleh produsen motor dan sepeda listrik, PT Ofero Technology Indonesia (Ofero), yang dalam tiga tahun perjalanannya sejak 2022 menempatkan Indonesia bukan hanya sebagai pasar, tetapi sebagai basis strategis pengembangan bisnisnya.
Di Indonesia, Ofero mengembangkan solusi mobilitas yang dirancang berdasarkan pola penggunaan masyarakat Indonesia, mulai dari kebutuhan penggunaan harian, karakter jalan, hingga preferensi kenyamanan berkendara. Pendekatan ini menjadi fondasi pertumbuhan Ofero di Indonesia sekaligus membentuk positioning sebagai brand dengan visi global yang dibangun dari pemahaman pasar lokal.
"Kami percaya membangun brand hari ini tidak harus selalu dimulai dari satu pasar tertentu. Ofero meyakini membangun pasar luas adalah membangun organisasi serta kapabilitas yang sejak awal siap beroperasi lintas negara," ucap Founder & CEO Ofero Wang Dong, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 3 Februari 2026.
Menurut dia, industri kendaraan roda dua secara global merupakan pasar yang sangat besar dan masih memiliki ruang pertumbuhan yang luas, terutama di banyak negara dengan ketergantungan tinggi pada mobilitas roda dua seperti Indonesia.
"Kami merancang produk dari awal berdasarkan kebutuhan nyata di setiap pasar. Ini bukan pendekatan yang paling mudah, tetapi justru memberi ruang diferensiasi yang lebih besar dan memungkinkan bisnis memiliki siklus hidup yang panjang," kata Wang.
Di level pasar Indonesia, strategi tersebut diterjemahkan secara konkret ke dalam desain dan pengembangan produk. Pendekatan ini dinilai berhasil membuat produk motor dan sepeda listrik yang kini tidak lagi diposisikan sebagai produk gaya hidup semata, tetapi sebagai solusi mobilitas yang benar-benar relevan untuk kebutuhan sehari-hari di berbagai negara.
| Baca juga: Ini 10 Negara yang Paling Banyak Impor Mobil dari Tiongkok, Ada Indonesia? |

(Produk sepeda dan motor listrik Ofero Indonesia. Foto: dok Ofero Indonesia)
Ekspansi ke pasar Thailand hingga Kolombia
Sales Manager Ofero Indonesia Super Wang mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, profil pengguna Ofero di Indonesia semakin meluas, terutama di kota-kota besar. Bahkan Ofero juga mampu melakukan ekspansi pasar ke berbagai benua seperti Asia Tenggara meliputi Thailand dan Filipina hingga ke Amerika Selatan meliputi negara Brazil dan Kolombia.
"Kami melihat motor dan sepeda listrik semakin banyak digunakan sebagai alat mobilitas harian untuk berbagai aktivitas dan kebutuhan. Hingga akhir 2025, Ofero juga telah mencatat capaian positif dengan lebih dari 150 ribu pengguna di seluruh penjuru dunia. Hal ini mendorong kami memperkuat jaringan distribusi dan layanan baik untuk pasar Indonesia maupun mancanegara termasuk target lebih dari sepuluh negara baru di sepanjang 2026," jelas dia.
Seiring dengan penguatan pasar, Ofero juga membangun kedekatan dengan pengguna melalui berbagai aktivitas komunitas dan pengalaman brand. rand Department Ofero Indonesia Auditya Gunawan mengatakan pendekatan komunitas menjadi bagian penting dari strategi membangun brand jangka panjang.
"Kami tidak melihat pengguna hanya sebagai konsumen, tetapi sebagai bagian dari ekosistem. Melalui berbagai kegiatan komunitas, test ride, dan aktivitas brand, kami ingin membangun hubungan yang lebih organik dan berkelanjutan," ungkap dia.
Menurut Auditya, pendekatan ini juga membantu membentuk positioning Ofero sebagai brand yang tidak hanya menjual produk, tetapi menghadirkan pengalaman dan solusi mobilitas yang relevan dengan gaya hidup urban. "Dari situ, kehadiran brand bukan hanya dikenal, tetapi digunakan dan direkomendasikan," tambah dia.