Ikon Perfilman Prancis Brigitte Bardot Meninggal Dunia pada Usia 91 Tahun

Aktris legendaris asal Prancis, Brigitte Bardot meninggal pada usia 91 tahun. Foto: Bettman Archive

Ikon Perfilman Prancis Brigitte Bardot Meninggal Dunia pada Usia 91 Tahun

Fajar Nugraha • 29 December 2025 15:22

Paris: Aktris legendaris asal Prancis, Brigitte Bardot, yang dikenal sebagai simbol pembebasan seksual dan revolusi sinema tahun 1950-an, meninggal dunia pada usia 91 tahun. Kabar duka ini diumumkan oleh yayasan kesejahteraan hewan yang ia dirikan, Brigitte Bardot Foundation, dengan kesedihan mendalam.

Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan penghormatan terakhir dengan menyebut Bardot sebagai legenda abad. Melalui akun resminya, Macron mengatakan bahwa Bardot adalah perwujudan kebebasan yang menyentuh hati rakyat Prancis melalui film, suara, dan gairahnya terhadap perlindungan hewan.

Lahir di Paris pada tahun 1934, Brigitte Anne-Marie Bardot mengawali kariernya sebagai model sampul majalah Elle sebelum terjun ke dunia film. Ia mencapai puncak popularitas lewat film And God Created Woman (1956) yang disutradarai oleh suaminya saat itu, Roger Vadim. Perannya sebagai wanita yang bebas secara seksual sempat memicu skandal di Amerika Serikat namun dipuji sebagai ikon kebebasan oleh filsuf Simone de Beauvoir.

Selama dekade 1950-an hingga 1960-an, Bardot membintangi hampir 50 film, termasuk karya-karya besar seperti Contempt dan Viva Maria!. Selain akting, ia juga menjadi ikon mode dunia melalui tren gaya rambut pirang acak-acakan dan potongan kerah bahu terbuka yang kini dikenal sebagai "kerah Bardot".

Namun, pada puncak ketenarannya di usia 39 tahun, Bardot mengejutkan publik dengan memutuskan pensiun dari dunia hiburan.

"Saya memberikan masa muda dan kecantikan saya kepada pria, kini saya memberikan kebijaksanaan dan pengalaman saya kepada hewan," ungkap Bardot saat itu, seperti dikutip BBC, Senin, 29 Desember 2025.

Sejak 1986, ia mendedikasikan hidupnya sepenuhnya untuk perlindungan hewan melalui yayasannya. Meski dihormati karena kontribusinya di dunia seni dan hewan, masa tua Bardot diwarnai berbagai kontroversi hukum. Ia tercatat beberapa kali dijatuhi denda oleh pengadilan Prancis atas tuduhan penghasutan kebencian rasial terkait komentarnya mengenai umat Muslim dan imigran.

Bardot juga memicu kritik tajam lewat bukunya, A Cry in the Silence, 2003, yang dianggap menyerang komunitas homoseksual dan budaya modern. Pada tahun 2018, ia kembali menuai polemik setelah menyebut gerakan #MeToo sebagai tindakan yang munafik dan konyol.

Dalam kehidupan pribadinya, Bardot menikah sebanyak empat kali dan ia meninggalkan seorang putra, Nicolas, dari pernikahannya dengan Jacques Charrier. Hubungannya dengan sang putra sempat merenggang dan berujung pada gugatan hukum setelah Bardot menuliskan pernyataan kontroversial dalam biografinya mengenai proses persalinannya.

Hingga saat ini, pihak keluarga maupun yayasan belum merinci penyebab serta lokasi pasti wafatnya sang aktris. Kepergian Bardot menandai berakhirnya era salah satu wajah paling ikonik dalam sejarah kebudayaan Prancis modern.

(Kelvin Yurcel)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)