Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.
Senin Pagi, IHSG Turun 0,58%
Husen Miftahudin • 6 April 2026 09:47
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penurunan di awal pekan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 6 April 2026, IHSG berada di posisi 7.001,560.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.36 WIB, IHSG langsung turun hingga sebanyak 41,005 poin setara 0,58 persen ke level 6.985,777.
Adapun sebanyak 358 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 209 saham lainnya menguat dan 174 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.36 WIB sebanyak Rp4,641 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 8,626 miliar saham.
| Baca juga: Turun 0,99% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Rp12.305 Triliun |
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
IHSG berpotensi melanjutkan penguatan
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini. "Diperkirakan support IHSG 7.025-7.130 dan resist IHSG 7.200-7.300," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.
Adapun IHSG pada penutupan perdagangan sebelumnya, Rabu, 1 April 2026, naik 1,93 persen, tapi masih disertai dengan net sell asing sebesar Rp163 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBRI, BBNI, ANTM, dan ITMG.
Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street kompak menguat pada perdagangan Rabu (1/4), seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap konflik antara AS dan Iran akan segera mereda. Pada saat yang sama, harga minyak dunia melemah, mencerminkan ekspektasi berkurangnya risiko geopolitik. Indeks Dow Jones tercatat naik 0,48 persen, S&P 500 menguat 0,72 persen, dan Nasdaq Composite melonjak 1,16 persen.
Di sisi lain, pasar saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Rabu, 1 April 2026, didorong optimisme meredanya konflik Iran. Sementara itu, dolar AS melemah seiring meredanya permintaan aset safe haven. Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak hingga 8,4 persen, dan Nikkei 225 melesat 5,2 persen.