Tumpukan sampah terlihat saat Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak para delegasi FPCI berkeliling ke tempat sejarah dalam peringatan 70 tahun KAA. Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan
Tumpukan Sampah Hiasi Kawasan Jalan Asia Afrika Bandung
Roni Kurniawan • 17 April 2025 22:23
Bandung: Kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, tercoreng karena masih terdapat sampah yang menumpuk di beberapa sudut. Kawasan tersebut merupakan bagian dari sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA) yang tidak jauh dari Gedung Merdeka.
Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com, beberapa sudut di Jalan Asia Afrika terdapat sampah berserakan disudut trotoar. Bahkan tumpukan sampah terlihat jelas ketika Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, napak tilas Konferensi Asia Afrika bersama dengan para delegasi dari Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI).
| Baca: AHY Apresiasi Pengelolaan Sampah di PSEL Benowo
|
Namun kebersihan masih menjadi permasalahan bagi Pemkot Bandung untuk menjaga ikon yang dilahirkan oleh Ridwan Kamil saat menjabat sebagai wali kota pada 2015 silam.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, tak menampik masih kotornya kawasan Jalan Asia Afrika. Farhan mengaku saat ini Pemkot Bandung kekurangan petugas gorong-gorong dan kebersihan yang dikenal sebutan Gober.
"Terutama di (Jalan) Asia Afrika masih banyak ya, masih banyak kokotoran. Tapi kan itu (Gober) operasi dari jam 5 pagi sampai jam sore, dan itu hanya satu shift. Setelah itu tidak ada lagi petugas," kata Farhan di Pendopo Kota Bandung, Kamis, 17 April 2025.
Diakui Farhan, saat ini terdapat dua petugas Gober yang membersihkan area sepanjang dua kilomter. Hal itu dinilai Farhan tidak memadai untuk menjaga agar Bandung tetap bersih terutama di pusat kota.
"Saya lagi berusaha mencari peluang dianggaran untuk menaikkan honor Gober dan menambah jumlahnya. Jadi nanti setiap kelurahan, kecamatan, kita akan tambah jumlah Gobernya," ungkap Farhan.