Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman hingga 18 Hari ke Depan

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres.

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman hingga 18 Hari ke Depan

Gabriella Thesa Widiari • 15 October 2026 07:09

Jakarta: Pemerintah memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional berada dalam kondisi aman. Evaluasi akan terus dilakukan terkait dengan kendala distribusi, untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

"Kalau stok nasional itu kita di angka 16 sampai 18 hari, jadi masih clear, enggak ada masalah secara stok nasional," kata Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 15 Oktober 2026.

Terkait dengan antrean BBM yang terjadi di Bali, Bahlil menyebut hal tersebut berkaitan dengan kendala distribusi. Ia memastikan masalah itu tidak terkait dengan ketersediaan stok secara nasional.

"Jadi mungkin distribusinya yang sedikit terkendala,” ujar Bahlil.

Bahlil mengatakan pemerintah akan menggelar rapat untuk mendengarkan laporan terkini mengenai situasi distribusi BBM di Bali. Ia menyebut Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri telah berada di lokasi untuk menangani persoalan tersebut.

“Di Bali, Pak Simon sudah di sana, Pak Dirut Pertamina. Karena kita tahu bahwa pemerintah kan regulator, implementasi itu semua adalah BUMN, dalam hal ini Pertamina,” kata Bahlil.


Ilustrasi. Foto: Istimewa. 

Terkait harga BBM, Bahlil memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Sementara itu, harga BBM nonsubsidi berfluktuasi mengikuti perkembangan harga minyak dunia.

“Harga untuk subsidi masih tetap tidak ada perubahan. Kalau harga menyangkut dengan BBM yang di luar subsidi, itu pasti akan terjadi fluktuatif berdasarkan harga perkembangan dunia, ya,” kata Bahlil.

(Gabriella Thesa Widiari)