Jemaah Umrah di Bandara Soetta Terdampak Pembatalan Penerbangan ke Jeddah

Suasana Bandara Soekarno-Hatta. (Metro TV/ Elvina Elisabet Br Sihombing)

Jemaah Umrah di Bandara Soetta Terdampak Pembatalan Penerbangan ke Jeddah

Elvina Sihombing • 13 October 2026 20:28

Tangerang: Serangan rudal di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, mulai berdampak pada jadwal keberangkatan jemaah umrah dari Indonesia. Meski penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah masih berjalan normal, sejumlah penerbangan lanjutan dengan skema transit terpaksa dibatalkan dengan alasan keselamatan.

Fitri, calon jemaah umrah asal Bogor, mengatakan awalnya tidak ada kendala saat rombongannya tiba di bandara sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, sekitar pukul 15.00 WIB, jemaah dikumpulkan untuk menerima pengarahan dari pihak maskapai Indigo.

“Dari sejak kedatangan kita pukul 11 sampai pukul 3 itu semua normal. Tiba-tiba pukul 3 kita dikumpulkan. Ada pengarahan dari maskapai Indigo bahwa pesawat dari Jakarta ke Mumbai itu masih ada. Namun dari Mumbai ke Jeddah itu tidak ada penerbangan,” ujar Fitri, di Tangerang, Selasa, 13 Oktober 2026. 


Pihak maskapai menjelaskan pembatalan penerbangan lanjutan tersebut dilakukan demi keselamatan penumpang, menyusul adanya serangan di kawasan Arab Saudi.

“Oleh karena ada alasan keselamatan, sedang ada serangan. Dan mereka menyampaikan bahwa ini, yang ditarget itu airport. Jadi demi keselamatan kami para jemaah, dengan berat hati mereka menyampaikan bahwa flight untuk saat ini di-cancel,” kata Fitri. 

Pembatalan tersebut membuat jemaah harus menyesuaikan kembali rencana keberangkatan. Meski penerbangan dari Jakarta menuju Mumbai masih tersedia, mereka tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Jeddah sesuai jadwal semula.

Fitri memilih pulang terlebih dahulu sambil menunggu kepastian keberangkatan berikutnya. Sementara itu, Rika, calon jemaah umrah yang berasal dari Bengkulu, masih bertahan di Jakarta untuk menunggu informasi dari biro perjalanan atau travel.

“Jadi dengan keadaan seperti ini, kita pulang dulu. Dan mungkin dari mbaknya yang dari luar pulau ini (Bengkulu), sedang menunggu kepastian dari travel,” ucap Fitri.


Jemaah umrah di Bandara Soekarno-Hatta. (Metro TV/ Elvina Elisabet Br Sihombing)


Rika memilih tetap berada di Jakarta hingga ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal penerbangan pengganti. “Ya, mungkin kita menunggu kepastian dulu dari pihak travelnya. Masih stand by di Jakarta tetap. Menunggu kepastian selanjutnya,” tutur Rika.

Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengaktifkan layanan Service Recovery Activation (SRA) di Terminal 3. Layanan tersebut mencakup penyediaan makanan dan area istirahat sementara bagi penumpang terdampak pembatalan penerbangan.

(Silvana Febiari)