Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres
Ditunjuk Jadi Menlu, Menlu Tata Akan Lanjutkan Tugas Sugiono
Fajar Nugraha • 1 October 2026 16:14
Jakarta: Usai dilantik sebagai Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha C Nasir atau akrab disapa “Pak Tata” akan melanjutkan tugas yang dijalankan menteri sebelumnya, Sugiono.
Sebagai Menlu RI, Tata menyadari bahwa situasi global saat ini dinamikanya tidak sederhana. Jadi tantangan yang Indonesia hadapi sangat besar.
“Tentu suatu hal yang kita juga syukuri bahwa polugri (politik luar negeri) Indonesia itu selalu konsisten,” ujar Menlu Tata di Istana, dilansir dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis 1 Oktober 2026.
“Tugas sebagai menteri luar negeri rujukannya jelas, yaitu undang-undang kita. Polugri kita juga jelas,” imbuh Menlu Tata.
“Jadi tugas saya disini adalah melanjutkan apa yang telah dijalankan Sugiono, tentunya kita akan terus memprioritaskan hal-hal yang menjadi kepentingan nasional. Terutama dengan Asta Cita Presiden,” jelas Menlu Tata.
Menlu Tata menambahkan, negara tentunya harus terus berkontribusi menjaga kestabilitas dan perdamaian di dekat kawasan dan juga tentunya di dekat global.
Seperti saat di Sidang Majelis PBB ke High Level Weekend disampaikan oleh Menlu Sugiono, Indonesia akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap untuk Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030.
“Ini kembali menunjukkan kesiapan Indonesia untuk berperan aktif dalam menjaga kestabilan peace and security dan juga memajukan multilateralisme,” pungkas Menlu Tata.