Kepala Bakom RI Kombinasikan Strategi Komunikasi dan AI

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Syahganda Nainggolan.  ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Kepala Bakom RI Kombinasikan Strategi Komunikasi dan AI

Achmad Zulfikar Fazli • 2 October 2026 19:57

Jakarta: Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Syahganda Nainggolan akan mengombinasikan strategi komunikasi pemerintah dengan perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) untuk memperkuat penyampaian pemikiran dan program Presiden Prabowo Subianto. Langkah tersebut diambil agar masyarakat memahami pemikiran serta landasan kebijakan pemerintah secara luas.

"Karena yang paling susah ditangkap oleh rakyat itu adalah pikiran Presiden. Program oke, kemudian orang melihatnya, tapi pikiran?" kata Syahganda seusai dilantik di Istana Negara Jakarta, dilansir dari Antara, Jumat, 2 Oktober 2026.

Menurut Syahganda, pemikiran yang disampaikan Presiden Prabowo bersifat konstitusional. Sehingga, pemikiran Presiden sangat penting untuk diketahui seluruh lapisan masyarakat.

Dia akan melanjutkan program komunikasi yang telah berjalan sembari mencermati pesatnya perkembangan teknologi digital.

"Yang kedua, kita akan mempelajari soal algoritma. Karena tantangan terbesar pada komunikasi itu adalah soal algoritma, soal AI, dan lain-lain," ujar Syahganda.

Ilustrasi artificial intelligence. Dok. Metrotvnews.com


Dia menilai perkembangan algoritma serta kekuatan kecerdasan buatan berpotensi menimbulkan distorsi terhadap pesan yang disampaikan pemerintah kepada publik.

"Jadi, pikiran-pikiran Presiden menurut saya selama ini banyak didistorsi. Distorsi oleh kekuatan AI itu," ucap Syahganda.

Sebagai bentuk antisipasi, Bakom RI berencana membentuk tim khusus guna mempelajari dampak algoritma agar tidak memberi jarak antara pemikiran Presiden dan masyarakat.

Dalam menjalankan agenda komunikasi tersebut, Syahganda beserta Wakil Kepala Bakom RI Fadli Tri Hartono akan memanfaatkan teknologi digital yang berkembang saat ini.

(Achmad Zulfikar Fazli)