Pemprov DKI Siapkan Jakarta jadi Kota Sinema

Ilustrasi Kota Jakarta. Foto: Pexels

Pemprov DKI Siapkan Jakarta jadi Kota Sinema

Metro TV • 8 October 2026 23:42

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan Ibu Kota sebagai Kota Sinema. Hal itu diperkuat dengan layanan terpadu dan ekosistem pendukung sinema untuk mendorong industri kreatif lokal

Hal itu disampaikan dalam pertemuan courtesy call antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dengan Wakil Wali Kota Busan Kim Kyung-duk di Busan, Korea Selatan pada Rabu, 7 Oktober 2026.

"Salah satu prioritas Pemprov DKI Jakarta adalah mewujudkan Jakarta sebagai kota sinema, pusat produksi film dan talenta kreatif di Asia Tenggara," kata Rano dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, melalui program Filming in Jakarta, Pemprov DKI akan memfasilitasi lokasi syuting, koordinasi perizinan, dan pengembangan jejaring industri. Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan insentif, termasuk keringanan pajak film nasional dan biaya penggunaan lokasi produksi tertentu pada aset pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Busan Kim Kyung-duk membagikan kunci keberhasilan kotanya dalam membangun ekosistem perfilman berkelanjutan hingga berskala global. Menurut dia, hal tersebut tak lepas dari dukungan pemerintah.

Busan diketahui telah menyandang predikat UNESCO Creative City of Film dan rutin menggelar Busan International Film Festival (BIFF). Menurut Kim, konsistensi ini buah hasil dari komitmen dan dukungan nyata dari pemerintah setempat.

“Pemerintah Kota Busan menanggung sekitar separuh anggaran penyelenggaraan festival itu setiap tahun, sebagai bagian dari komitmen menjadikan Busan kota film Asia sekaligus pusat perfilman dunia,” ujar Kim.


Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memperkuat diplomasi antarkota melalui courtesy call dengan Wakil Wali Kota Busan Kim Kyung-duk di Busan, Korea Selatan, pada Rabu, 7 Oktober 2026. Foto: dok. Pemprov DKI. 

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim menambahkan bahwa Busan menjadi rujukan utama karena mampu mengintegrasikan seluruh elemen penunjang industri film secara utuh. Keberhasilan Busan dalam menghubungkan komisi film, fasilitas pendidikan, dan kemudahan akses syuting menjadi modal berharga yang siap diadaptasi Jakarta.

"Yang ingin kita bawa pulang bukan hanya jejaring, tetapi jalan yang lebih konkret bagi talenta Jakarta untuk belajar, berkarya, dan terhubung dengan industri," ucap Chico.

(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)

(Gabriella Thesa Widiari)