Bentrokan Baru di Prancis, Polisi Lepas Tembakan Meriam Air ke Pedemo

Polisi Prancis hadapi pada pelajar yang melakukan protes. Foto: Viory

Bentrokan Baru di Prancis, Polisi Lepas Tembakan Meriam Air ke Pedemo

Fajar Nugraha • 6 November 2026 15:22

Lille: Polisi menyemprot pengunjuk rasa di Lille, Prancis dengan meriam air di tengah ledakan petasan dan kepulan asap saat aksi mogok kerja nasional berlangsung.

Aparat kepolisian antihuru-hara mengerahkan meriam air dan menangkap sejumlah demonstran di Lille pada Kamis 5 November 2026, seiring pecahnya konfrontasi dalam aksi mogok kerja nasional di Prancis.

Aksi ini dipicu oleh kebijakan pemotongan anggaran pemerintah, kenaikan biaya hidup, serta kondisi kerja.



Dilansir dari Viory, Jumat 6 November 2026, rekaman memperlihatkan semprotan air bertekanan tinggi menghantam para pengunjuk rasa, sementara kembang api meledak dan asap memenuhi jalanan.

Konfrontasi tersebut terjadi saat kota Lille turut serta dalam gelombang demonstrasi di seluruh Prancis. Serikat pekerja menuntut kenaikan upah, perbaikan sistem pensiun, serta peningkatan investasi di sektor pendidikan dan layanan publik.

Mobilisasi massa pada Kamis ini melibatkan mahasiswa, pelajar sekolah menengah, guru, pekerja sektor transportasi, staf rumah sakit, dan pegawai sektor publik lainnya.



Pihak berwenang memperkirakan antara 500.000 hingga 700.000 orang berpartisipasi dalam demonstrasi di seluruh Prancis pada 5 November, dengan sekitar 70.000 personel kepolisian dan keamanan dikerahkan secara nasional.

Gerakan protes pelajar bermula pada September, dipicu oleh memburuknya kondisi di sebuah sekolah menengah dekat Paris, sebelum akhirnya meluas ke seluruh negeri.

Para pelajar menuntut fasilitas yang lebih baik, penambahan jumlah guru, serta peningkatan pendanaan untuk sektor pendidikan.

(Fajar Nugraha)