BPBD OKU Selatan bersama masyarakat membangun jembatan darurat di Jembatan Besar Teriti yang putus akibat diterjang luapan sungai, Rabu. ANTARA/HO/BPBD OKU Selatan
BPBD OKU Selatan Bangun Jembatan Darurat dari Pohon Pinang
Silvana Febiari • 13 May 2026 20:19
OKU Selatan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan membangun jembatan darurat setelah Jembatan Besar Teriti penghubung Desa Teluk Agung dan Air Baru putus diterjang luapan sungai pada Senin malam, 11 Mei 2026.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan Heri Pramono mengatakan derasnya arus sungai menghantam pondasi jembatan penghubung Desa Teluk Agung dan Pulau Duku, Kecamatan Mekakau Ilir hingga putus total.
"Dampak dua jembatan putus ini aktivitas masyarakat menjadi terganggu," kata Heri, dilansir dari Antara, Rabu, 13 Mei 2026.
Selain itu, Jembatan Besar Teriti penghubung Desa Teluk Agung dan Air Baru di kecamatan yang sama juga putus hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat lagi.
Menanggapi kondisi tersebut, pihaknya bersama warga sekitar bergotong royong membangun jembatan darurat. Jembatan tersebut dibuat dari batang pohon pinang sepanjang sembilan meter yang disusun untuk dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.
"Pembangunan jembatan darurat ini sambil menunggu perbaikan secara permanen oleh dinas terkait," jelasnya.

BPBD OKU Selatan bersama Dinas PUTR meninjau jembatan putus, Selasa. ANTARA/HO/BPBD OKU Selatan
BPBD bersama Dinas PUTR OKU Selatan juga telah melakukan pendataan terhadap tingkat kerusakan jembatan serta mengambil langkah-langkah penanganan jangka panjang. Ia juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak mendekati lokasi jembatan yang rusak maupun bantaran sungai guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Masyarakat kami imbau tetap berhati-hati dan tidak memaksakan melintas di lokasi terdampak untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," tegasnya.