Perkuat Tata Kelola Risiko Pariwisata, Kemenko Perekonomian dan Jasaraharja Putera Kokohkan Kolaborasi

FGD Pilot Project Labuan Bajo bertema “Penguatan Tata Kelola Risiko melalui Pengembangan Ekosistem Asuransi Pariwisata untuk Membangun Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan di Labuan Bajo”. (Dok: Istimewa)

Perkuat Tata Kelola Risiko Pariwisata, Kemenko Perekonomian dan Jasaraharja Putera Kokohkan Kolaborasi

Lukman Diah Sari • 21 April 2026 21:45

Manggarai Barat: Dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata nasional, keselamatan dan keamanan menjadi fondasi utama. Namun dari peringkat safety and security, Indonesia berada di posisi ke-54 berdasarkan Travel & Tourism Development Index (TTDI) 2024.

Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berkolaborasi dengan PT Jasaraharja Putera menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pilot Project Labuan Bajo bertema “Penguatan Tata Kelola Risiko melalui Pengembangan Ekosistem Asuransi Pariwisata untuk Membangun Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan di Labuan Bajo”, di Golo Mori Convention Center, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 21 April 2026. Upaya ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan model pengelolaan risiko pariwisata yang terintegrasi dan dapat direplikasi secara nasional. 

Beragam isu strategis dibahas, mulai dari kondisi eksisting pariwisata Labuan Bajo, tantangan perlindungan risiko, hingga peluang pengembangan skema asuransi yang adaptif dan inklusif. Langkah ini merupakan pengejawantahan amanah Undang-Undang Kepariwisataan serta Peraturan Menteri Pariwisata No. 6 Tahun 2025 yang mengatur klasifikasi usaha berdasarkan tingkat risiko. Pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap keamanan dan kenyamanan wisata. 



FGD Pilot Project Labuan Bajo bertema “Penguatan Tata Kelola Risiko melalui Pengembangan Ekosistem Asuransi Pariwisata untuk Membangun Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan di Labuan Bajo”. (Dok: Istimewa)

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kemenko Perekonomian, Dida Gardera, menekankan bahwa pengembangan ekosistem asuransi pariwisata merupakan langkah konkret dalam menjalankan regulasi tersebut. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, dan otoritas setempat sebagai prasyarat terciptanya pariwisata yang aman dan berkualitas di Labuan Bajo.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Manggarai Barat menekankan pentingnya kehadiran ekosistem yang mampu menjamin keamanan dan kenyamanan wisata sebagai daya ungkit peningkatan kualitas destinasi dan industri pariwisata di wilayah tersebut. Ia juga mengapresiasi komitmen PT Jasaraharja Putera dalam memperkuat supply chain dan ekosistem pariwisata melalui skema asuransi wisata.  Apresiasi tersebut menjadi respons atas langkah PT Jasaraharja Putera. Direktur Utama Jasaraharja Putera Abdul Haris menegaskan, kesiapan perusahaan untuk memperkuat literasi risiko bagi pelaku industri serta mengembangkan produk asuransi yang adaptif sesuai karakteristik destinasi.

“Dengan semangat melayani sepenuh hati, kami berkomitmen menghadirkan perlindungan yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat dan wisatawan,” ujar dalam rilis resmi diterima pada Selasa, 21 April 2026. 

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Jasaraharja Putera dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Penandatanganan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengelolaan risiko sektor pariwisata serta menghadirkan perlindungan asuransi public liability yang komprehensif.

FGD ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang akan dituangkan dalam bentuk regulasi untuk memperkuat tata kelola risiko melalui pengembangan skema asuransi yang inklusif dan berdampak positif bagi pelaku usaha wisata, perbankan, serta wisatawan. Melalui inisiatif ini, Labuan Bajo diharapkan menjadi pilot project yang dapat direplikasi di berbagai destinasi prioritas lainnya di Indonesia. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)