Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.
Cuaca Senin 29 Juni: Sebagian Besar Wilayah Masih Diguyur Hujan
Fachri Audhia Hafiez • 28 June 2026 22:42
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Senin, 29 Juni 2026. Meski musim kemarau dilaporkan mulai meluas di wilayah selatan ekuator, fenomena dinamika atmosfer yang dinamis masih memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di puluhan provinsi.
"BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mencermati perkembangan cuaca dalam sepekan ke depan, mengingat kondisi atmosfer di Indonesia yang dinamis," tulis BMKG dalam keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Minggu malam, 28 Juni 2026.
Berdasarkan analisis data cuaca per tanggal 29 Juni 2026, kondisi cuaca di tanah air secara umum didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Bahkan, BMKG menetapkan status Siaga untuk wilayah Papua Pegunungan yang diprediksi akan dilanda hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.
Selain wilayah tersebut, BMKG meminta warga untuk mewaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di 27 provinsi lainnya, yang meliputi:
- Sumatra: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Bengkulu.
- Jawa dan Nusa Tenggara: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
- Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
- Sulawesi: Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
- Maluku & Papua: Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
.jpg)
Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas atmosfer skala regional yang masih aktif, seperti propagasi Gelombang Kelvin serta pola siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra dan Selat Makassar yang membentuk area belokan serta pertemuan angin.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi hujan lebat diminta mengantisipasi dampak turunan seperti genangan, banjir, tanah longsor, dan berkurangnya jarak pandang. Sebaliknya, bagi wilayah yang telah memasuki musim kemarau seperti Jawa hingga Nusa Tenggara, warga diimbau menjaga kecukupan cairan tubuh untuk mengantisipasi cuaca terik pada siang hari.