Shayne Pattynama. (Instagram/@s.pattynama)
Profil Shayne Pattynama, Bek Timnas yang Kini Bela Persija
Riza Aslam Khaeron • 23 January 2026 19:34
Jakarta: Shayne Elian Jay Pattynama resmi bergabung dengan Persija Jakarta pada Jumat, 23 Januari 2026. Bek kiri Timnas Indonesia berusia 27 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi dua setengah musim dengan opsi perpanjangan.
Manajemen Macan Kemayoran menilai pengalamannya bermain di Belanda, Norwegia, Belgia, dan Thailand akan memperkuat kualitas permainan tim sekaligus menambah kedalaman skuad dalam upaya meraih gelar.
Kehadirannya memberi tambahan opsi di sisi kiri, baik sebagai full-back maupun wing-back, serta membawa dinamika baru bagi tim yang tengah bersaing di papan atas klasemen.
Pemain kelahiran Lelystad ini pernah membela klub-klub seperti Telstar (Belanda), Viking FK (Norwegia), KAS Eupen (Belgia), dan Buriram United (Thailand). Kini, ia siap berjuang bersama Macan Kemayoran untuk periode 2,5 musim ke depan.
"Halo Jakmania, Shayne Pattynama di sini. Saya sudah di sini dan siap bermain untuk kalian semua," ujar Shayne dalam unggahan akun Instagram resminya, @s.pattynama, saat diperkenalkan ke publik.
Berikut ini adalah profil lengkap pemain anyar Persija asal Belanda tersebut.
Latar Belakang Shayne

Orang tua Shayne ketika masih muda. (Instagram/@s.pattynama)
Shayne Elian Jay Pattynama lahir pada 11 Agustus 1998 di Lelystad, Belanda. Ia memiliki tinggi badan 1,85 meter dan memegang kewarganegaraan ganda: Indonesia dan Belanda. Ia menekuni sepak bola sejak usia dini dan menempuh pembinaan di akademi Ajax dan FC Utrecht, dua klub besar di Belanda yang dikenal melahirkan talenta berkualitas.
Shayne adalah putra dari Henry Pattynama, pria keturunan Maluku asal Semarang, dan Astrid Pattynama-Vonk, perempuan berkebangsaan Belanda. Salah satu pengalaman paling membekas dalam hidupnya adalah kehilangan sang ayah akibat kecelakaan kerja di area Schiphol.
Awalnya, keluarga mendapat kabar bahwa ayahnya masih sadar dan bisa merespons. Namun, kondisinya memburuk karena pendarahan otak yang parah dan tak dapat diselamatkan saat operasi.
"Ternyata ayah saya mengalami pendarahan otak. Begitu parah hingga dokter bilang kemungkinan besar tak akan selamat dalam operasi. Dan itu yang terjadi. Tak lama kemudian, kami mendapat kabar bahwa nyawanya tidak bisa diselamatkan," ucap Shayne kepada media Belanda.

Shayne ketika masih bayi dan ayahnya. (Instagram/@s.pattynama)
Identitas Indonesia yang dimilikinya berasal dari garis ayah. Shayne menegaskan bahwa ayahnya sangat bangga dengan asal-usulnya dari Semarang dan terus membawa identitas itu dengan penuh keyakinan.
"Ayah saya bangga dengan hal itu. Ia tidak pernah melepaskannya. Sekarang, saya pun tidak akan melepaskannya," kata Shayne.
Ia menyebut bahwa keputusan membela Timnas Indonesia bukan hanya soal peluang bermain di level internasional, tetapi lebih dari itu, sebagai bentuk penghormatan kepada warisan keluarganya. Shayne Pattynama resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 24 Januari 2023.
Jejak Karier Shayne

Foto: Instagram/@s.pattynama
Shayne Pattynama memulai karier profesional bersama Jong FC Utrecht setelah menempuh pembinaan di akademi Ajax dan FC Utrecht. Ia menjalani debut pada 21 Agustus 2017 saat menghadapi FC Oss, dan mencetak gol pertamanya pada 11 Februari 2019 melawan Go Ahead Eagles. Total, ia mencatat 41 penampilan di Eerste Divisie bersama Jong Utrecht.
Pada 2019, ia bergabung dengan Telstar dan menjalani debut melawan Almere City pada 10 Oktober. Gol perdana dan assist pertamanya tercipta pada 17 Januari 2020 dalam laga imbang 3-3 melawan Excelsior Rotterdam. Selama dua musim membela Telstar, Shayne tampil dalam 47 pertandingan, mencetak lima gol dan lima assist.
Kariernya berlanjut ke Norwegia pada April 2021 saat bergabung dengan Viking FK. Ia menjalani debut pada 13 Mei melawan Rosenborg dan mencetak gol pertamanya pada 13 Juni dalam laga menghadapi Vålerenga. Tiga musim bersama Viking menghasilkan 89 penampilan, tiga gol, dan 12 assist, termasuk partisipasi di kualifikasi UEFA Conference League 2022.
Pada paruh musim 2024, Shayne direkrut KAS Eupen di Belgia dengan status bebas transfer. Ia mencatat debut pada 4 Februari 2024 melawan KV Mechelen dan tampil enam kali sebelum klub tersebut terdegradasi dari Jupiler Pro League.
Shayne kemudian pindah ke Asia Tenggara dengan bergabung ke Buriram United di Thailand. Ia tampil dalam enam laga Thai League, satu pertandingan Thai FA Cup, dan tiga pertandingan di ajang AFC Champions League.
Akhirnya, pada 23 Januari 2026, ia resmi direkrut Persija Jakarta dengan kontrak berdurasi 2,5 musim dan opsi perpanjangan. Melansir Transfermarkt, data pasar terbaru menunjukkan nilai transfer Shayne berkisar Rp6,08 miliar.
| Baca Juga: Shayne Pattynama Resmi Gabung Persija Jakarta |
Transfer ke Persija
.jpeg)
Foto: Dok Persija Jakarta.
Dalam pengumuman Macan Kemayoran, Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan bahwa perekrutan Shayne tidak hanya memperkuat sisi teknis, tetapi juga mencerminkan visi jangka panjang Persija sebagai tim yang kompetitif.
"Shayne adalah sosok dengan pengalaman yang kami butuhkan. Kehadirannya kami yakini akan memberi kontribusi nyata, baik dalam memperkuat kualitas permainan maupun kedalaman skuad. Kehadirannya menjadi bagian dari visi Persija untuk menghadirkan tim yang kompetitif, solid, dan siap menatap setiap tantangan musim ini dengan mental juara," kata Prapanca dalam rilis resmi klub pada 23 Januari 2026 .
Manajemen Persija menilai pengalaman Shayne di berbagai liga Eropa dan Asia, mulai dari Belanda, Norwegia, Belgia, hingga Thailand, akan memberi kontribusi langsung baik dari sisi permainan maupun kedalaman skuad. Perekrutan ini dilakukan dalam konteks Persija yang tengah bersaing di papan atas Liga 1 dan berambisi meraih gelar juara.
Shayne sendiri menyambut transfer ini dengan penuh antusias. Ia menyatakan rasa bangganya bisa memperkuat salah satu klub terbesar di Indonesia.
"Saya sangat antusias dengan tantangan ini. Bisa bergabung dengan klub sebesar Persija adalah sebuah kebanggaan bagi saya. Jadi saya benar-benar sangat bersemangat," ujar Shayne Pattynama singkat.
Dalam sesi perkenalan, ia juga mengungkapkan target pribadinya bersama Macan Kemayoran.
"Target kami adalah memenangkan liga, memenangkan sebanyak mungkin pertandingan, dan menunjukkan bahwa Persija adalah klub yang pantas menjadi juara. Saya akan berjuang dan bekerja keras untuk mencapainya bersama tim," ungkapnya penuh keyakinan.