BMKG Deteksi 198 Titik Panas di Riau

Tim Manggala Agni melakukan upaya pemadaman karhutla di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. ANTARA/HO-Manggala Agni

BMKG Deteksi 198 Titik Panas di Riau

Whisnu Mardiansyah • 9 August 2026 16:36

Pekanbaru: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat 198 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Jumlah ini bagian dari total 1.195 titik panas yang terdeteksi di Pulau Sumatra.

Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Putri Santy S, menyebut lonjakan titik panas di Sumatra didominasi Sumatra Selatan dengan 454 titik, disusul Riau di posisi kedua.

"Total ada 1.195 titik panas di Sumatra. Riau menyumbang 198 titik," kata dia di Pekanbaru, seperti dilansir Antara, Minggu, 9 Agustus 2026.

Sebaran titik panas di Sumatra: Aceh (11), Bengkulu (17), Jambi (116), Lampung (127), Sumatera Utara (59), Sumatera Barat (43), Bangka Belitung (15), dan Kepulauan Riau (12).
 


Di Riau, Indragiri Hulu menjadi kabupaten dengan titik panas terbanyak, yaitu 98 titik, diikuti Bengkalis (38) dan Rokan Hilir (28). Sisanya tersebar di Indragiri Hilir (8), Rokan Hulu (8), Siak (6), Dumai (5), Pelalawan (4), Kepulauan Meranti (1), Kampar (1), dan Kuantan Singingi (1).

Upaya pemadaman karhutla dilakukan di sejumlah lokasi. Di Kelurahan Kerumutan, Pelalawan, luas lahan terbakar mencapai 64 hektare. Di Desa Sungai Guntung Hilir, Inhu, terbakar 50 hektare. Sementara di Kelurahan Pematang Pudu, Bengkalis, kebakaran lahan mencapai 10 hektare.


Ilustrasi-Petugas berusaha memadamkan kebakaran lahan di Jalan Jenderal Sudirman Km 4 yang menjalar mendekati Perumahan Pandawa, Sampit, Kamis malam (6/8/2026). ANTARA/HO-BPBD Kotim

(Whisnu M)