PSSI Harus Berbenah Demi Piala Dunia

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Foto: Metro TV.

PSSI Harus Berbenah Demi Piala Dunia

Media Indonesia • 29 August 2026 17:44

Jakarta: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meminta PSSI melakukan pembenahan jika Indonesia ingin serius mengejar tiket Piala Dunia. Target tersebut, menurut dia, harus diikuti perbaikan di tubuh federasi, tim nasional, hingga jajaran pelatih dan ofisial.

"Tadi juga ada atlet PSSI ikut meramaikan Merdeka Run, ya mari kita berikan dukungan kepada pelatih, official, timnas kita, termasuk PSSI untuk memperbaiki diri kembali dengan harapan, sekali lagi, kita ingin PSSI masuk ke piala dunia," kata Prasetyo seusai mengikuti Merdeka Run di Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Prasetyo menilai dukungan terhadap sepak bola nasional tetap perlu diberikan meski hasil yang diraih timnas belum selalu sesuai harapan. Menurut dia, pembenahan harus menjadi bagian dari proses untuk membangun tim yang lebih kompetitif di level internasional.

Target Piala Dunia menjadi agenda jangka panjang sepak bola Indonesia. Pemerintah sebelumnya menyatakan dukungan terhadap ambisi Indonesia tampil di Piala Dunia 2030, sementara PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir terus menata organisasi dan program pembinaan.

Di tengah agenda tersebut, Indonesia juga tengah mempersiapkan kontingen untuk Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Prasetyo mengatakan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir telah melaporkan perkembangan persiapan kontingen kepada pemerintah.

"Tadi sempat Pak Menpora melapor kepada kami dan alhamdulillah persiapan sangat baik. Kita berharap target kita bisa dipenuhi dan tercapai," ujar Prasetyo.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (ANTARA/Agung Dwi Prakoso)

Sebanyak 432 atlet dari 35 cabang olahraga akan memperkuat Indonesia di Asian Games 2026. Ajang tersebut berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober, dengan pemerintah menargetkan peningkatan prestasi Indonesia di level Asia.

Sepak bola tidak termasuk dalam kontingen Indonesia di Asian Games 2026 setelah timnas U-23 gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026. Kondisi itu membuat pembenahan sepak bola nasional menjadi semakin penting, terutama jika PSSI ingin mengejar target yang lebih besar di Piala Dunia.

Prasetyo menegaskan pemerintah akan terus memberikan dukungan. Namun, target tersebut pada akhirnya harus dijawab melalui kerja nyata PSSI dan tim nasional. Dukungan pemerintah, kualitas pemain, pembinaan, serta tata kelola federasi harus bergerak dalam arah yang sama agar ambisi tampil di Piala Dunia tidak berhenti sebagai target di atas kertas.

(Media Indonesia/M. Ilham Ramadhan Avisena)

(Siti Yona Hukmana)