Erupsi Gunung Lewotolok di Lembata, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) (ANTARA/HO/Pos Pemantau)
4 Penerbangan di NTT Batal Imbas Erupsi Gunung Lewotolok
Lukman Diah Sari • 1 September 2026 16:23
Kupang: Manajemen Wings Air membatalkan empat jadwal penerbangan pada Selasa, 1 September 2026. Langkah ini diambil demi keselamatan dan keamanan penerbangan menyusul sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Empat penerbangan yang terdampak. Rute tersebut meliputi Nomor Penerbangan IW-1929 Kupang-Larantuka (keberangkatan pukul 09.25 Wita) dan Nomor Penerbangan IW-1928 Larantuka-Kupang (keberangkatan pukul 10.50 Wita)," ujar Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, melansir Antara, Selasa, 1 September 2026.
Selain itu, penerbangan yang turut dibatalkan adalah Nomor Penerbangan IW-1995 rute Kupang-Lewoleba dengan keberangkatan pukul 08.30 Wita, dan Nomor Penerbangan IW-1994 rute Lewoleba-Kupang yang dijadwalkan terbang pukul 09.50 Wita.
Abu vulkanik sangat diwaspadai karena dapat terbawa angin dan menyebar ke jalur penerbangan. Partikel abu yang sangat halus dapat mengganggu sistem instrumen pesawat hingga masuk dan merusak kinerja mesin.
"Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan penerbangan," ujar Danang dalam keterangan resminya, Selasa, 1 September 2026.
.jpg)
Ilustrasi-Aktivitas Gunung Ili Lewotolok, di Lembata, NTT, Selasa, 26 Agustus 2025. (Magma Indonesia)
Terkait pembatalan ini, pihak maskapai memastikan telah memberikan informasi kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Penumpang diberikan opsi untuk melakukan pengembalian dana tiket (refund) atau perubahan jadwal penerbangan (reschedule) sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga saat ini, Wings Air terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Lewotolok.
"Penerbangan akan kembali dilayani setelah ruang udara dan kondisi bandar udara dinyatakan aman serta memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan," pungkas Danang.