Presiden Prabowo Subianto. Foto: Antara.
Prabowo Ingatkan Demokrasi Dapat Dibajak Lewat Uang dan Teknologi
Anggi Tondi Martaon • 18 September 2026 23:24
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengingatkan demokrasi dapat dibajak oleh pihak yang memiliki kekuatan ekonomi besar melalui penggunaan uang hingga teknologi. Kedua hal tersebut dinilai digunakan untuk memengaruhi masyarakat.
Prabowo mengatakan, demokrasi harus dijaga agar tidak dikuasai pihak-pihak yang memiliki kekuatan finansial besar. "Kita harus hati-hati bahwa demokrasi bisa dibajak. Demokrasi bisa dibeli," kata Prabowo dikutip dari Antara, Jumat, 18 September 2026.
Menurut Kepala Negara, pihak yang memiliki kekuatan ekonomi besar dapat menggunakan uang untuk memengaruhi berbagai unsur dalam kehidupan politik dan pemerintahan. Ia menyebut upaya tersebut dapat menyasar tokoh politik hingga aparat penegak hukum dan pejabat negara.
Selain penggunaan uang, Prabowo menyoroti pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk memengaruhi masyarakat. Dia menyebut algoritma, pendengung atau buzzer, serta akun robot dapat digunakan untuk menyebarkan informasi dan fitnah guna memengaruhi pandangan masyarakat.
"Rakyat kita dirusak. Coba mereka pengaruhi dengan fitnah. Alhamdulillah rakyat kita tidak bodoh," sebut Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri HUT ke-28 PAN. Foto: Antara.
Prabowo mengatakan ancaman semacam itu tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami sejumlah negara. Menurut dia, bentuk peperangan modern tidak selalu dilakukan melalui pengerahan pasukan dalam jumlah besar, tetapi dapat diawali dengan upaya merusak masyarakat melalui informasi di media sosial.
"Perang sekarang tidak perlu dengan kirim pasukan banyak," sebut Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan dukungannya terhadap demokrasi dan reformasi. Ia mengatakan PAN memiliki sejarah dalam gerakan reformasi dan menyebut dirinya telah mendukung demokrasi sejak masih menjadi prajurit TNI.
"Kita, cita-cita kita sama, kita ingin demokrasi. Jangan salah, saya di tentara, saya mendukung demokrasi. Saya mendukung reformasi," ujar Prabowo.