Astra Infra Buka Suara soal Pertimbangan Investasi Jalan Tol

Acara Astra Media Day 2026 di Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah.

Astra Infra Buka Suara soal Pertimbangan Investasi Jalan Tol

Husen Miftahudin • 23 September 2026 18:42

Jakarta: Astra Infra mengungkap sejumlah pertimbangan sebelum memutuskan investasi pada proyek infrastruktur, termasuk jalan tol. Pertimbangan tersebut mencakup potensi pengembangan aset, kelayakan proyek, hingga kesesuaian investasi dengan strategi perusahaan.

Presiden Direktur PT Astra Infra Halim Wahjana mengatakan pihaknya terbuka untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur Indonesia melalui kerja sama dengan pemerintah. Namun, setiap peluang investasi tetap perlu dikaji untuk memastikan aset yang diambil dapat memberikan nilai tambah.
 

1. Pengembangan aset


Halim mengatakan Astra Infra perlu memastikan aset yang akan dibeli memiliki potensi untuk dikembangkan dan diefisienkan. Hal tersebut menjadi pertimbangan penting agar investasi tidak hanya menghasilkan aset, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah setelah dikelola perusahaan.

"Yang paling penting adalah bagaimana pada waktu pembelian aset tersebut kami yakin bahwa aset ini bisa kami kembangkan, bisa kami efisienkan, sehingga kemudian lagi bisa dikembangkan," ujar Halim dalam acara Astra Media Day 2026 di Jakarta, Rabu, 23 September 2026.
 

(Gedung Astra. Foto: Career.acc.co.id)
 

2. Nilai proyek secara menyeluruh


Selain potensi pengembangan aset, Astra Infra melakukan penilaian proyek secara menyeluruh. Evaluasi mencakup aspek finansial, teknis, legal, hingga struktur proyek sebelum perusahaan memutuskan untuk melakukan investasi.

Menurut Halim, penilaian tersebut dilakukan untuk memastikan investasi yang dilakukan tidak hanya memberikan pengembalian, tetapi juga menghasilkan aset yang dapat berkembang di dalam perusahaan.
 

3. Sesuai strategi


Astra Infra juga melihat kontribusi investasi terhadap strategi perusahaan. Halim menyebut potensi untuk meningkatkan pendapatan dari aset menjadi salah satu hal yang diperhatikan, termasuk melalui strategi ekspansi.

Peluang tersebut kemudian dikaji bersama dengan pemerintah, mengingat pembangunan infrastruktur di Indonesia membutuhkan kontribusi dari pihak swasta dan pemerintah. (Tiaranissa Juliansyah)

(Husen Miftahudin)