Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya Tedi Rizalihadi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (23/9/2026) (ANTARA/Walda Marison)
TNI AU Kedatangan Pesawat Tempur Rafale Baru Tahun Depan
Anggi Tondi Martaon • 23 September 2026 15:04
Jakarta: Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya Tedi Rizalihadi memastikan Indonesia bakal kedatangan pesawat tempur Rafale. Alat utama sistem pertahanan (alutsista) tersebut tiba di Tanah Air pada 2027.
"Di tahun depan, kita akan kedatangan lagi 18 secara bertahap, ya. Secara bertahap sampai dengan diperkirakan di tahun 2029," kata Tedi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dikutip dari Antara, Rabu, 23 September 2026.
Meski demikian, Tedi tidak menjelaskan secara rinci kapan gelombang ketiga kedatangan Rafale akan terjadi. Dia hanya memastikan bahwa sejauh ini TNI AU sudah mempersiapkan fasilitas yang layak untuk pengoperasian dan perawatan pesawat tempur Rafale.

Dassault Rafale. Foto: Dok. Dassault Rafale.
Hal tersebut, lanjut Tedi, terlihat dari pengoperasian pesawat tempur Rafale yang telah berjalan dengan baik di Skadron 12 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
Indonesia tercatat sebagai salah satu pelanggan pesawat tempur jenis Rafale yang diproduksi Dassault Aviation, Prancis. Tercatat Kementerian Pertahanan telah memborong sebanyak 42 jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation Prancis setelah kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir efektif.
Sejauh ini, TNI AU baru menerima enam pesawat tempur Rafale. Tiga pesawat pertama datang pada gelombang kedatangan pertama yakni pada awal 2026 lalu.
Sisanya datang pada gelombang ke dua pada Mei 2026 dan diterima langsung oleh TNI Presiden Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.