KAI Commuter produksi PT INKA. Foto: dok KAI Commuter.
20 Produk PT INKA, dari KRL hingga Lokomotif dan Kereta Khusus
Husen Miftahudin • 25 September 2026 16:11
Jakarta: PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA memproduksi beragam sarana perkeretaapian, mulai dari Kereta Rel Listrik (KRL), Light Rail Transit (LRT), kereta diesel, hingga lokomotif dan kereta khusus.
Produk-produk tersebut dikembangkan untuk berbagai kebutuhan dan operasional perkeretaapian, baik di dalam maupun luar negeri. Sejumlah produknya antara lain KRL iE305 Jabodetabek, LRT Jabodebek, LRT Sumatra Selatan, KRDI, KRDE, hingga lokomotif CC300.
Dikutip dari laman resmi PT INKA, berikut 20 produk sarana perkeretaapian yang diproduksi oleh perusahaan tersebut:
1. KRL iE305 Jabodetabek
KRL iE305 Jabodetabek merupakan salah satu produk terbaru PT INKA untuk mendukung layanan KAI Commuter di wilayah Jabodetabek. KAI Commuter memesan 16 trainset dengan masing-masing rangkaian 12 kereta. Rangkaian pertama menjalani uji coba lintas di Solo pada Maret 2025.2. KRL Bandara Soekarno-Hatta
PT INKA juga memproduksi KRL yang digunakan untuk mendukung konektivitas menuju Bandara Soekarno-Hatta. Kereta ini memiliki enam rangkaian kereta dengan kapasitas 272 tempat duduk. Rangkaian dilengkapi fasilitas port USB di setiap kursi serta fasilitas bagi penyandang disabilitas.3. KRL KfW
KRL KfW menggunakan tenaga listrik sebagai penggerak sehingga tidak membutuhkan lokomotif untuk menarik rangkaian. Kereta ini digunakan untuk melayani konektivitas Yogyakarta-Solo. KRL KfW memiliki kecepatan operasional 80-100 kilometer per jam dan dapat mengangkut hingga 242 penumpang per kereta.4. LRT Jabodebek
LRT Jabodebek menggunakan teknologi Communication-Based Train Control (CBTC) yang memungkinkan kereta beroperasi secara otomatis. PT INKA memproduksi 31 trainset atau 186 unit kereta dengan enam kereta di setiap rangkaiannya.5. LRT Sumatra Selatan
PT INKA memproduksi LRT untuk wilayah Sumatra Selatan pada 2018 dengan delapan trainset atau 24 kereta untuk melayani konektivitas di Palembang. Kereta tersebut menghubungkan pusat Kota Palembang dengan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II.6. Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI)
Berbeda dengan kereta yang ditarik lokomotif, kereta ini memiliki sistem penggerak diesel yang terpasang pada rangkaiannya. KRDI dirancang dengan kecepatan desain hingga 120 kilometer per jam dan kecepatan operasional 100 kilometer per jam.7. KRDE Minangkabau Ekspress
PT INKA memproduksi Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Minangkabau Ekspress untuk mendukung konektivitas di Sumatra Barat. Kereta ini melayani rute Stasiun Pulau Aie di Padang menuju Bandara Internasional Minangkabau dengan kecepatan operasional maksimum 100 kilometer per jam.8. KRDE Sulawesi Selatan
Kereta ini memiliki lebar sepur 1.435 milimeter atau standard gauge yang berbeda dengan mayoritas jalur kereta di Jawa dan Sumatra. Satu rangkaian dapat mengangkut sekitar 250 penumpang dengan kecepatan operasional hingga 80 kilometer per jam.9. Railbus
Kereta ini menjadi salah satu produk PT INKA untuk transportasi jarak pendek maupun angkutan pengumpan perkotaan. Dengan konfigurasi tiga kereta, Railbus memiliki kecepatan desain hingga 120 kilometer per jam dan kecepatan operasional 100 kilometer per jam.10. Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation
Kereta ini menggunakan bodi stainless steel dan memiliki kapasitas sekitar 50 penumpang per kereta. Sejumlah fasilitas yang tersedia antara lain pintu geser elektrik otomatis, layar informasi penumpang, jendela double glass, dan fasilitas untuk penyandang disabilitas.
(Ilustrasi, aktivitas pekerja PT INKA. Foto: Medcom.id/Amaluddin)