Banjir Landa 36 Titik di Denpasar

Kondisi banjir di Kota Denpasar Provinsi Bali. MI

Banjir Landa 36 Titik di Denpasar

Media Indonesia • 24 February 2026 16:54

Denpasar: Hujan badai yang melanda Bali selama tiga hari berturut-turut menyebabkan banjir dan pohon tumbang di puluhan titik, terutama di Kota Denpasar dan sekitarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Gede Teja, mengatakan tim gabungan dari BPBD provinsi, BPBD kabupaten/kota, SAR, TNI, dan Polri terus siaga mengevakuasi korban.

"Kami sudah menerima banyak laporan masuk. Benar banyak ruas jalan dan pemukiman di Bali mengalami genangan air. Banyak juga pohon tumbang akibat angin kencang. Namun tidak ada korban jiwa dan semuanya masih tertangani dengan baik. Kami meminta kepada seluruh warga agar waspada, tidak berada di bawah pohon rindang, tidak berada di dekat aliran sungai dan tanah longsor atau tebing," ujar I Gede Teja di Denpasar dikutip Media Indonesia, Selasa, 24 Februari 2026 .

Di Kota Denpasar dan sekitarnya, puluhan titik permukiman sudah terendam banjir. Genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 30-80 sentimeter dilaporkan merendam permukiman warga dan beberapa ruas jalan utama. Dua faktor utama penyebab banjir yakni intensitas hujan tinggi, meluapnya saluran drainase, serta kiriman air dari wilayah hulu.

Petugas mewaspadai Sungai Tukad Badung yang membelah Pasar Badung dan Pasar Kumbasari. Hingga saat ini ketinggian air sudah mencapai batas maksimal walau belum menyentuh alarm tanda bahaya. Warga yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Tukad Badung sudah diingatkan untuk selalu waspada dan mendengarkan arahan petugas.
 


Sementara di beberapa lokasi destinasi wisata, hotel, dan restoran, petugas gabungan dari BPBD, aparat kepolisian, dan relawan langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi wisatawan yang terjebak banjir.

"Tadi pagi beberapa tamu terutama turis yang menginap di Holy Day Inn Kuta sudah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman karena kondisi depan hotel yang tergenang banjir," ujar Kadek Septiana, salah seorang relawan di Kuta, Bali.

Beberapa ruas jalan utama juga sudah terendam banjir seperti di Jalan Teuku Umar, Jalan Imam Bonjol, Jalan Tukad Badung, Jalan Tukad Batanghari, Jalan Dewi Sri, Jalan Kunti, dan sejumlah ruas jalan utama lainnya.


Ilustrasi Medcom.id

Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke fasilitas umum terdekat sambil menunggu air surut. Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan kemacetan di beberapa titik jalan protokol. Pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif dan tetap berhati-hati mengingat kondisi jalan yang licin serta genangan yang cukup tinggi.

Total lokasi terdampak di seluruh Bali mencapai 76 titik, yang terdiri dari banjir 42 titik, tanah longsor 5 titik, tanggul jebol 1 titik, angin puting beliung 1 titik, pohon tumbang 2 titik, dan senderan jebol 4 titik.

Jumlah ini terbanyak berada di wilayah Kota Denpasar sebanyak 36 titik dan sisanya tersebar ke seluruh kabupaten di Bali. Hingga saat ini sudah ada 30 orang yang dievakuasi dari lokasi banjir dengan bantuan para petugas.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)