Pembaruan Data Bansos, DTSEN Triwulan 3 Tahun 2026 Jadi Acuan

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Pembaruan Data Bansos, DTSEN Triwulan 3 Tahun 2026 Jadi Acuan

Eko Nordiansyah • 26 July 2026 15:28

Jakarta: Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik mempercepat pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan penyaluran bansos makin tepat waktu dan tepat sasaran. Mulai triwulan kedua, data yang sebelumnya diterima setiap tanggal 20 kini dipercepat menjadi tanggal 10, dimulai 10 April 2026.

Adapun DTSEN triwulan 3 tahun 2026 adalah periode pemutakhiran data yang menjadi dasar pencairan bansos seperti PKH dan BPNT untuk Juli hingga September 2026. Pemerintah memastikan kualitas DTSEN terus diperkuat agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

Detail pemutakhiran dan penyaluran

Periode Data: Juli hingga September 2026 (Triwulan III).
Penyaluran Bansos: Mulai berjalan bertahap sejak 20 Juli 2026 untuk alokasi tiga bulan.
Sasaran Utama: Keluarga pada desil 1–4 dalam sistem data baru.

Besaran bantuan

1. Bantuan PKH

Berdasarkan ketentuan Kemensos, berikut rincian bantuan PKH 2026 sesuai kategori penerima:
  • Ibu hamil: Rp3 juta per tahun (Rp750 ribu per tahap).
  • Anak usia dini 0-6 tahun: Rp3 juta per tahun (Rp750 ribu per tahap).
  • Siswa SD: Rp900 ribu per tahun (Rp225 ribu per tahap).
  • Siswa SMP: Rp1,5 juta per tahun (Rp375 ribu per tahap).
  • Siswa SMA: Rp2 juta per tahun (Rp500 ribu per tahap).
  • Penyandang disabilitas berat: Rp2,4 juta per tahun (Rp600 ribu per tahap).
  • Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp2,4 juta per tahun (Rp600 ribu per tahap).
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 juta per tahun (Rp2,7 juta per tahap).

2. Bantuan BPNT

Adapun besaran program BPNT, pemerintah telah menetapkan saldo dana dalam bentuk uang elektronik sebesar Rp200 ribu per bulan selama tiga kali atau menjadi Rp600 ribu.

Bantuan ini tidak dapat ditarik tunai, melainkan harus dibelanjakan untuk membeli bahan pangan di e-Warong atau pedagang bahan pangan yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

Dana BPNT dapat dicairkan sekaligus sesuai dengan periode penyaluran yang telah ditetapkan. Bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok seperti beras, telur, buah, sayuran, dan bahan pangan lainnya.

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Cara bansos PKH dan BPNT 2026


Bagi penerima manfaat yang ingin mengecek status dan periode pencairan, berikut panduannya:

1. Cek melalui situs Kemensos

  • Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
  • Pilih wilayah sesuai domisili, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  • Ketik kode captcha yang tersedia pada layar.
  • Klik tombol Cari Data.
  • Sistem akan menampilkan hasil pencarian berupa nama penerima, kategori bansos, status penerima, dan periode penyaluran bantuan.

2. Cek saldo melalui aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
  • Login menggunakan akun yang telah terdaftar.
  • Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu.
  • Pilih menu Cek Bansos.
  • Masukkan data wilayah tempat tinggal.
  • Ketik nama penerima manfaat sesuai KTP.
  • Masukkan kode verifikasi yang diminta.
  • Klik Cari Data.
  • Informasi status penerima bansos akan ditampilkan di layar.

(Eko Nordiansyah)