Ilustrasi laut. Foto: MI/Panca Syurkani.
Pengembangan Ekonomi Biru dan Pelestarian Laut Berjalan Beriringan
M Sholahadhin Azhar • 13 April 2026 18:05
Jakarta: Pengembangan sektor kelautan dan pelestarian laut, menjadi salah satu prioritas pemerintah. Hal itu mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari swasta.
Dukungan melalui penyelenggaraan Marine Actions Expo (MAX) 2026. Pameran tersebut digagas sebagai wadah nasional, untuk menyatukan kekuatan industri laut di Indonesia.
"Membawa semangat baru bahwa pelestarian laut dan pertumbuhan ekonomi biru bisa berjalan beriringan," kata Founder MAX Nunung Hasan, dalam keterangan tertulis, Senin, 13 April 2026.
Nunung mengatakan agenda yang digelar pada 24–26 April 2026 di Balai Kartini itu, hadir tepat setelah peringatan Earth Day. Menurut dia, MAX merupakan momentum kebangkitan industri bahari Indonesia.
"MAX 2026 diposisikan sebagai event nasional kebanggaan Indonesia yang mampu berdiri sejajar di tengah event-event global," kata Nunung.
Wadah tersebut bakal mempertemukan mempertemukan komunitas, bisnis, inovasi, dan generasi baru pecinta laut Indonesia. Sekaligus, untuk memperkuat pasar nasional,
Pengunjung, kata Nunung, akan menemukan deretan nama besar industri diving dan watersport dalam satu area pameran. Seperti, brand ternama seperti Scubapro, Aqualung, dan Problue.
"Salah satu kekuatan terbesar MAX adalah hadirnya berbagai organisasi dan agensi selam dalam satu panggung kolaborasi, seperti SSI, POSSI, PSS, dan lainnya hingga berbagai komunitas-komunitas dari seluruh Indonesia," kata Nunung.
Dia optimistis ajang tersebut jadi ruang bertemu bagi instruktur, diver profesional, pemula, komunitas kampus, operator wisata. Hingga, generasi muda yang ingin masuk ke dunia bahari.
%20.jpg)
Ilustrasi laut. Foto: MI/Panca Syurkani.
Dalam kesempatan itu, pihaknya menggelar pertunjukan Mermaid & Merman Indonesia yang diramaikan El John Pageants. Kompetisi unik ini, akan menampilkan keindahan seni mermaiding, performance bawah air, dan kostum eksklusif.
"Ajang ini membuktikan bahwa dunia bahari juga bisa menjadi bagian dari industri kreatif, lifestyle, dan entertainment modern," kata Nunung.