Lima Tahun Kemitraan Strategis, Australia Komitmen Perkuat Kerja Sama dengan ASEAN

Duta Besar Australia untuk ASEAN Tiffany McDonald. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Reyhansyah

Lima Tahun Kemitraan Strategis, Australia Komitmen Perkuat Kerja Sama dengan ASEAN

Muhammad Reyhansyah • 4 March 2026 06:07

Jakarta: Australia menegaskan kembali komitmennya untuk menempatkan ASEAN sebagai pusat strategi kawasan, seiring peringatan lima tahun Comprehensive Strategic Partnership (CSP) antara Australia dan ASEAN.

Duta Besar Australia untuk ASEAN Tiffany McDonald menyampaikan bahwa hubungan Canberra dengan ASEAN telah terjalin selama lebih dari lima dekade, dimulai sejak 1974 ketika Australia menjadi mitra dialog ASEAN.

“Ketika Australia melihat ke utara, yang kami lihat adalah ASEAN,” ujar Dubes McDonald dalam acara ASEAN-Australia Buka Puasa with Media Colleagues di kediamannya, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026 

Menurut Dubes McDonald, hubungan tersebut mencapai tonggak sejarah baru pada 2021 saat Australia menjadi salah satu negara pertama yang menyandang status Comprehensive Strategic Partner ASEAN.


Dubes Australia untuk ASEAN Tiffany McDonald. Foto: Metrotvnews.com

ASEAN kini menjadi mitra dagang terbesar kedua Australia dengan nilai perdagangan dua arah mencapai lebih dari USD195 miliar pada 2024. ASEAN juga tercatat sebagai blok ekonomi terbesar kelima di dunia dan diproyeksikan menjadi yang keempat pada 2040.

“Ketika kita memikirkan kemakmuran Australia, kita memikirkannya dalam konteks kemakmuran ASEAN,” jelas Dubes McDonald.

Sebagai bentuk konkret komitmen ekonomi, Pemerintah Australia meluncurkan Southeast Asia Economic Strategy to 2040 pada 2023. Sejak peluncurannya, perdagangan Australia–ASEAN meningkat lebih dari USD6 miliar, dengan tambahan investasi baru senilai lebih dari USD2 miliar.

Di luar kerja sama ekonomi, Australia juga menekankan pentingnya keamanan bersama di kawasan.

Mengutip Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, Dubes McDonald menegaskan bahwa kekuatan ASEAN terletak pada suara kolektifnya dalam menegakkan prinsip kedaulatan dan tatanan berbasis aturan.

“Suara itu semakin penting hari ini, ketika kita membentuk kawasan yang menghormati kedaulatan dan menyelesaikan sengketa secara damai,” katanya.

Sebagai bagian dari implementasi CSP, Australia menggelontorkan dana sebesar USD204 juta melalui program Aus4ASEAN Futures.

Dubes McDonald menekankan bahwa kemitraan strategis komprehensif tidak boleh berhenti pada level simbolik.

“Kami ingin memastikan CSP bukan sekadar nama atau gelar, tetapi memberikan hasil nyata bagi masyarakat ASEAN,” pungkas Dubes McDonald.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)