Tiket Kereta Subsidi Ludes, Prediksi 36 Ribu Penumpang Padati Puncak Arus Iduladha 26 Mei

Ilustrasi penumpang kereta api. Foto: Dok KAI

Tiket Kereta Subsidi Ludes, Prediksi 36 Ribu Penumpang Padati Puncak Arus Iduladha 26 Mei

Rifda Muthia Zahra • 25 May 2026 11:03

Jakarta: Puncak arus keberangkatan libur panjang Iduladha 2026 diprediksi jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Lonjakan signifikan ini membuat tiket perjalanan kereta api kelas Ekonomi PSO (Subsidi Pemerintah) dilaporkan telah habis terjual hingga 97 persen.

"KAI Daop 1 Jakarta mempersiapkan sarana, pelayanan di masa long weekend Memperingati hari libur idul Adha periode 25 Mei-2 Juni 2026," ujar Humas KAI Daop 1 Jakarta dalam Franoto Wibowo, dalam keterangan tertulis, Senin, 25 mei 2026.
 


Pihak KAI Daop 1 Jakarta memprediksi jumlah penumpang mencapai 36.741 orang. Masyarakat memanfaatkan momen long weekend ini untuk mudik lebih awal ke berbagai kota tujuan favorit di Pulau Jawa.

Stasiun pun mulai bersiap mengantisipasi kepadatan penumpang yang diperkirakan memuncak sejak pagi hari. Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan paling sibuk dengan melayani 14.778 penumpang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 13.114 penumpang. Selebihnya, pergerakan massa akan tersebar di beberapa stasiun penyangga seperti Jatinegara, Bekasi, dan Cikarang. 

Tingginya minat masyarakat membuat tiket Ekonomi Subsidi laris manis, di mana sebanyak 31.816 kursi telah terisi dari total kapasitas 32.685 tempat duduk. Pihak KAI meminta masyarakat yang belum kebagian tiket untuk segera beralih ke kelas lain yang masih tersedia. 


Ilustrasi kereta api. Foto: dok. KAI. 

Secara keseluruhan, tingkat keterisian tempat duduk di wilayah Daop 1 Jakarta baru menyentuh angka 51 persen dari total 363.631 kapasitas yang disediakan. Hal ini menunjukkan bahwa peluang untuk mendapatkan tiket di luar hari puncak masih sangat terbuka. 

Guna mengantisipasi kepadatan selama periode libur 25 Mei hingga 2 Juni 2026, KAI mengoperasikan 68 KA Reguler dan 9 KA Tambahan setiap hari. Penambahan armada ini difokuskan untuk mengakomodasi penumpang dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Penambahan perjalanan dilakukan demi kelancaran dan kenyamanan seluruh pengguna armada kereta api. 

(Gabriella Thesa Widiari)