Petugas BPBD melakukan penanganan rumah rusak akibat diterjang angin kencang di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, 24 Mei 2026. ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor
90 Rumah di Kabupaten Bogor Rusak Diterjang Angin Kencang
Silvana Febiari • 25 May 2026 06:33
Kabupaten Bogor: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 90 rumah rusak diterjang angin kencang di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda sekitar pukul 14.30 WIB.
“Curah hujan tinggi disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan genting,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani, dilansir dari Antara, Senin, 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan, rumah terdampak berada di Kampung Parakanomas RT 01, 02, dan 03 RW 01, Desa Tamansari. Dari total 90 rumah yang terdampak, tujuh rumah rusak sedang dan 83 lainnya rusak ringan.
BPBD mencatat rumah rusak sedang di antaranya berupa tembok ambruk hingga atap rumah terbawa angin. Sementara kerusakan ringan didominasi bagian atap dan genting rumah yang beterbangan akibat terpaan angin kencang.
Selain kerusakan rumah, dua keluarga dengan total 10 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat di sekitar lokasi. Sebab, kondisi rumah mereka mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sebagian warga juga mulai memperbaiki rumah mereka secara mandiri.

Ilustrasi. Foto: Medcom
BPBD Kabupaten Bogor menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk melakukan asesmen, koordinasi dengan aparatur setempat, serta memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.
“Petugas juga telah mendistribusikan bantuan terpal kepada warga terdampak untuk penanganan sementara,” ujar Adam.
BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Terutama hujan deras disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan kerusakan bangunan maupun pohon tumbang.
Saat ini, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan mulai kondusif. Sebagian rumah warga telah diperbaiki sementara agar tetap dapat dihuni.