InJourney Group Perkuat SDM Pariwisata di Manggarai Barat

InJourney Group perkuat SDM pariwisata di Sanggar Budaya Riang Tanah Tiwa, Kabupaten Manggarai Barat. Foto: dok InJourney.

InJourney Group Perkuat SDM Pariwisata di Manggarai Barat

Husen Miftahudin • 31 July 2026 11:00

Jakarta: InJourney Group melalui PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT Hotel Indonesia Natour (HIN), dan PT Sarinah (Persero) kembali memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui InJourney Hospitality House (IHH) bagi pelaku dan penggiat pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
 
Program tersebut digelar di Sanggar Budaya Riang Tanah Tiwa, Desa Wisata Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, dan diikuti 100 peserta pada pelaksanaan Batch 2 dan Batch 3. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan InJourney Group dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata yang telah dijalankan sejak 2024.
 
Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour Christine Hutabarat mengatakan InJourney Hospitality House merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pariwisata yang lebih berkualitas melalui penguatan kapasitas masyarakat.
 
"Melalui InJourney Hospitality House, kami tidak hanya menghadirkan pelatihan, tetapi juga membangun fondasi budaya hospitality yang menjadi kekuatan utama destinasi Indonesia," ujar Christine dalam keterangan tertulis, Jumat, 31 Juli 2026.
 
"InJourney Hospitality berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas masyarakat melalui kolaborasi lintas entitas InJourney Group sehingga tercipta destinasi yang semakin kompetitif, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal. Kami meyakini bahwa transformasi pariwisata Indonesia dimulai dari penguatan kualitas sumber daya manusianya," tambah dia.
 
Adapun, InJourney Hospitality House dirancang untuk memperkuat kompetensi masyarakat sebagai pelaku utama pengembangan pariwisata yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui program tersebut, peserta memperoleh pelatihan mengenai service excellence, komunikasi pelayanan, customer experience, pengelolaan destinasi wisata berkelanjutan, hingga pengembangan local champion sebagai agen perubahan di tingkat komunitas.
 
Selain pembelajaran di kelas, peserta juga mendapatkan pendampingan implementasi agar materi yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan destinasi wisata. Program ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain pemangku adat, praktisi pariwisata, pengelola desa wisata, serta komunitas ekonomi kreatif yang berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat.
 

 

Sarinah dorong penguatan peran masyarakat lokal

 
Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Raisha Syarfuan menilai masyarakat dan budaya lokal menjadi fondasi utama dalam membangun destinasi wisata yang memiliki daya saing. Menurut dia, keunggulan sebuah destinasi tidak hanya terletak pada keindahan alamnya, tetapi juga pada masyarakat yang mampu menghadirkan pengalaman autentik bagi wisatawan.
 
"Melalui InJourney Hospitality House, Sarinah ingin memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama yang menjaga budaya sekaligus meningkatkan daya saing destinasi Indonesia," jelas Raisha.
 
Direktur Utama PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) Tri Andayani mengatakan kualitas layanan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan konektivitas, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan.
 
"Melalui InJourney Hospitality House, IAS berkomitmen mendukung pengembangan kapabilitas IAS People sebagai garda terdepan dalam menciptakan layanan yang profesional, ramah, dan berstandar internasional," papar dia.
 
"Sinergi lintas entitas InJourney Group ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan, memperkuat ekosistem pariwisata nasional, serta meningkatkan daya saing destinasi Indonesia melalui budaya hospitality yang menjadi identitas bangsa," ungkap Tri menambahkan.


(InJourney Group perkuat SDM pariwisata di Sanggar Budaya Riang Tanah Tiwa, Kabupaten Manggarai Barat. Foto: dok InJourney)
 

Dukung pariwisata berkelanjutan

 
Program InJourney Hospitality House merupakan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) InJourney Group melalui pemberdayaan masyarakat.
 
Melalui kolaborasi lintas entitas dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, InJourney Group berupaya menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing destinasi wisata nasional.
 
Dengan melibatkan 100 peserta pada Batch 2 dan Batch 3, program ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia pariwisata yang unggul serta mendukung pengembangan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya secara berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

(Husen Miftahudin)